Sumsel

Resep Sayur Lodeh, Hidangan Rumahan Penuh Cita Rasa dan Makna Nusantara

Maman Suparman | 24 Oktober 2025, 11:10 WIB
Resep Sayur Lodeh, Hidangan Rumahan Penuh Cita Rasa dan Makna Nusantara

AKURAT.CO SUMSEL Sayur lodeh menjadi salah satu masakan khas Nusantara yang tak lekang oleh waktu.

Dengan kuah santan gurih dan perpaduan aneka sayuran, hidangan ini selalu berhasil menghadirkan kehangatan di meja makan keluarga Indonesia.

Meskipun sederhana, sayur lodeh memiliki makna yang mendalam dalam budaya kuliner Jawa.

Di beberapa daerah, menu ini sering disajikan dalam acara selamatan atau syukuran sebagai simbol doa agar kehidupan selalu penuh berkah dan keseimbangan.

Baca Juga: 5 Menu Makanan untuk Jumat Berkah, Lezat, Bergizi, dan Penuh Makna Berbagi

Berikut resep lengkap sayur lodeh yang bisa Anda coba di rumah untuk melengkapi menu makan siang hari ini:

Bahan-bahan:

200 gram labu siam, potong dadu

 

100 gram kacang panjang, potong 5 cm

 

1 buah terong ungu, potong sedang

 

1 genggam daun melinjo

 

1 buah jagung manis, potong 3 bagian

 

1 liter santan (dari ½ butir kelapa)

 

2 lembar daun salam

 

2 cm lengkuas, memarkan

 

Garam dan gula secukupnya

Bumbu halus:

 

5 siung bawang merah

 

3 siung bawang putih

 

3 butir kemiri, sangrai

 

1 sdt ketumbar

 

1 cm kencur

 

2 buah cabai merah besar (opsional untuk rasa pedas)

Cara membuat:

 

Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum.

 

Masukkan semua sayuran, aduk hingga layu dan merata dengan bumbu.

 

Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tidak pecah.

 

Tambahkan garam dan gula sesuai selera.

 

Masak hingga sayur matang dan kuah sedikit mengental.

Hasilnya, kuah santan yang gurih berpadu dengan segarnya sayuran membuat sayur lodeh cocok disantap bersama nasi hangat, tempe goreng, dan sambal terasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia