Sumsel

BGN Kembalikan Rp70 Triliun Anggaran Tak Terserap, Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis Lebih Besar di 2026

Maman Suparman | 15 Oktober 2025, 13:07 WIB
BGN Kembalikan Rp70 Triliun Anggaran Tak Terserap, Siap Jalankan Program Makan Bergizi Gratis Lebih Besar di 2026

AKURAT.CO SUMSEL Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan komitmen transparansi dalam pengelolaan keuangan negara dengan mengembalikan Rp70 triliun anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum terserap pada tahun ini.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 lembaganya menerima alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun, ditambah dana siaga (stand by fund) senilai Rp100 triliun.

Dari total tersebut, Rp99 triliun telah terserap, sementara Rp70 triliun dikembalikan kepada pemerintah karena diperkirakan tidak akan terserap hingga akhir tahun anggaran.

“Dari total tersebut, Rp99 triliun berhasil terserap, sementara Rp70 triliun kami kembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” kata Dadan, dikutip dari laman resmi bgn.go.id, Rabu (15/10/2025).

Dadan menegaskan bahwa pengembalian dana tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab fiskal dan bukti kesungguhan BGN dalam memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Pusri Raih Penghargaan Responden Terbaik dari Bank Indonesia Sumsel

Menariknya, meski sebagian dana dikembalikan, dukungan pemerintah terhadap program MBG justru meningkat signifikan pada 2026. Dadan menyebut bahwa BGN akan menerima anggaran sebesar Rp268 triliun, menjadikannya lembaga dengan anggaran terbesar di kabinet.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana cadangan sebesar Rp67 triliun, sehingga total dukungan dalam APBN 2026 mencapai Rp335 triliun untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

“Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 82,9 juta orang, setiap hari kita akan menyalurkan dana sekitar Rp1,2 triliun. Bagi kementerian lain, angka itu mungkin setara dengan anggaran satu tahun penuh, tetapi bagi kami di BGN, itu adalah kebutuhan satu hari,” jelas Dadan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas nasional untuk menekan angka stunting, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak Indonesia.

Dadan menegaskan bahwa BGN akan terus memperkuat sistem pengawasan dan transparansi publik agar pelaksanaan MBG berjalan tepat sasaran.

“Kami memastikan program tetap berjalan dengan baik dan terus meningkatkan akurasi data serta pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia