Sumsel

Samsung Turunkan Target Produksi Smartphone Tri-Fold, Tantangan Desain Jadi Kendala

Maman Suparman | 15 Januari 2025, 14:00 WIB
Samsung Turunkan Target Produksi Smartphone Tri-Fold, Tantangan Desain Jadi Kendala

AKURAT.CO SUMSEL Samsung yang semula menargetkan produksi 300 ribu unit smartphone tri-fold (tiga lipat), kini terpaksa menurunkan targetnya.

Perusahaan asal Korea Selatan ini hanya mampu memproduksi sekitar 200 ribu unit smartphone inovatif tersebut, akibat tantangan teknis yang dihadapi selama proses pengerjaan.

Dikutip dari Thelec, Samsung memprediksi akan mulai memproduksi suku cadang untuk perangkat tri-fold ini pada kuartal kedua 2025, tepatnya antara April hingga Juni.

Kendati demikian, Samsung belum mengungkapkan desain final dari perangkat ini, meskipun informasi yang beredar menunjukkan ukuran layar tri-fold Samsung ini diperkirakan hanya di bawah 10 inci saat dibentangkan sepenuhnya.

Desain yang belum final ini menjadi salah satu faktor utama yang memperlambat proses produksi. Sebelumnya, Samsung berencana untuk merilis perangkat dengan desain lipatan tiga yang dapat menarik perhatian pasar ponsel lipat.

Namun, kesulitan teknis terkait dengan mekanisme lipatan dan ketahanan layar tampaknya menjadi kendala yang harus diatasi oleh perusahaan.

Samsung juga mencatat bahwa penjualan Galaxy Z Fold SE hingga saat ini belum mencapai target yang diinginkan, dengan penjualan kurang dari 100 ribu unit.

Selain itu, Samsung dilaporkan sedang mengembangkan Galaxy Z Flip FE yang diperkirakan akan hadir pada tahun ini.

Secara keseluruhan, Samsung menargetkan dapat menjual sekitar 7 juta unit perangkat lipat pada tahun ini.

Di antaranya, 3 juta unit diperkirakan akan terdiri dari Galaxy Z Flip7, 2 juta unit dari Galaxy Z Fold 7, 900 ribu unit Galaxy Z Flip FE, dan 200 ribu unit tri-fold (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia