Sumsel

Panduan Memilih Perhiasan Emas yang Tepat, Begini Tips Jitu Agar Tidak Kecewa

Ali Rofi | 9 Juli 2024, 08:48 WIB
Panduan Memilih Perhiasan Emas yang Tepat, Begini Tips Jitu Agar Tidak Kecewa

AKURAT.CO SUMSEL Terdapat beberapa hal penting yang perlu menjadi pertimbangan saat anda akan membeli perhiasan emas.

Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan perhiasan emas yang dibeli memiliki kualitas yang tinggi sehingga memenuhi nilai investasi dan keindahan estetika.

Setidaknya lima panduan ini, perlu diperhatikan agar nilai-nilai diatas dapat memenuhi ekspetasi anda.

Baca Juga: Ini 4 Toko Emas di Palembang, Berkualitas dan Populer, Sangat Recommended

Dilansir dari berbagai sumber, berikut tips memilih perhiasan emas yang perlu anda ketahui:

1. Mengetahui Harga Emas Saat Ini

Pergerakan harga emas yang bisa berubah setiap hari menjadi salah satu pertimbangan anda untuk melakukan pengecekan sebelum melakukan pembelian.

Terdapat sejumlah situs terpercaya yang bisa anda kunjungi untuk mendapatkan harga emas terkini. Pastikan situs yang anda kunjungi merupakan situs terpercaya yang dapat memberikan informasi yang akurat dan jelas.

Anda bisa mengunjungi situs pegadaian atau logam mulia sebagai salah satu referensi.

Tips tambahan untuk anda, sebaiknya belilah ketika harga emas sedang turun untuk mendapatkan nilai lebih.

2. Memilih Toko Emas dengan Reputasi Terpercaya

Dikutip dari laman sahabat pegadaian.co.id, harga emas nasional bisa dilihat melalui situs logammulia.com yang menjadi salah satu rujukan harga emas nasional.

Kendati demikian, harga emas yang dijual di sejumlah toko-toko masih bervariasi.

Untuk itu, anda perlu bijak dalam menentukan pilihan memilih toko emas yang tepat dan memiliki reputasi yang baik.

Reputasi toko emas yang baik akan memberikan jaminan bahwa Anda mendapatkan emas dengan nilai yang sesuai dan tidak ada kecurangan dalam proses transaksi.

3. Memerhatikan Kondisi dan Model Perhiasan

Sebelum membeli, pastikan tidak ada cacat seperti goresan atau cuilan yang dapat mempengaruhi nilai perhiasan. Anda perlu melihat dan memperhatikan dengan seksama kondisi fisik perhiasan emas yang akan Anda beli. 

Terdapat beberapa tips dengan memperhatikan jenis kunci pada gelang atau kalung, dimana kunci berbentuk S cenderung lebih tahan lama daripada kunci ditekan.

Baiknya, pertimbangkan juga pemilihan model perhiasan emas yang akan dipilih. Memilih model yang klasik dan tidak lekang oleh waktu akan membuatnya lebih mudah untuk dijual kembali di masa depan.

Luangkan sedikit waktu untuk memeriksa apakah perhiasan emas yang akan dibeli meninggalkan noda hijau setelah digunakan. Sebab efek dari residu bahan kimia yang timbul, tidak hanya mempengaruhi keindahan perhiasan, tetapi juga dapat menyebabkan alergi pada beberapa orang.

4. Memilih Emas dengan Kadar Kemurnian yang Sesuai

Saat akan memilih perhiasan emas, anda disarankan untuk memperhatikan kadar kemurnian emas. Tentunya, semakin tinggi karatnya, semakin murni emas tersebut.

Adapun standar internasional mengukur kadar kemurnian emas sebagai berikut:

24 karat: emas murni (99.99%)

22 karat: 91.7% emas

20 karat: 83.3% emas

18 karat: 75% emas

16 karat: 66.6% emas

14 karat: 58.5% emas

9 karat: 37.5% emas

Pilihlah kadar kemurnian yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan Anda.

5. Memilih Perhiasan Emas yang Bersertifikat

Belilah perhiasan emas yang dilengkapi dengan sertifikat resmi, tujuannya untuk memastikan keaslian dan menjamin nilai investasi. Adanya sertifikat tidak hanya meningkatkan nilai jual perhiasan tetapi juga memberikan kepastian bahwa emas tersebut memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Dengan mempertimbangkan panduan ini, Anda dapat memilih perhiasan emas dengan bijak dan memastikan investasi yang menguntungkan. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan teliti dan konsultasi dengan ahli jika perlu sebelum membuat keputusan pembelian. [ ]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ali Rofi
A