Sumsel

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswi SDN 150 Palembang, Empat Saksi Sudah Diperiksa

Maman Suparman | 4 November 2025, 16:32 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswi SDN 150 Palembang, Empat Saksi Sudah Diperiksa

AKURAT.CO SUMSEL Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang tengah menyelidiki dugaan kasus penganiayaan terhadap FR (7), siswi kelas 1 SDN 150 Palembang, yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru di sekolahnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan, melalui Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan, membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga korban yang kini tengah dalam proses penyelidikan.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini tim penyidik telah memeriksa empat orang saksi, baik dari pihak sekolah maupun tenaga medis di puskesmas terkait,” ujar Iwan Gunawan di Mapolrestabes Palembang, Selasa (4/11/2025).

Iwan menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit tempat korban dirawat sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Baca Juga: Kasus Siswi SDN 150 Palembang, LBH Minta Publik Tak Berspekulasi: “Utamakan Pemulihan Anak, Bukan Asumsi”

“Kami harus pastikan dulu hasil observasi medisnya agar penyelidikan berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.

Sebelumnya, Sukrisnawati (40), ibu korban, mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya. Ia datang bersama suaminya pada Senin (3/11/2025) pagi, berharap agar pihak berwenang dapat menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan keadilan bagi anaknya.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di ruang kelas SDN 150 yang berlokasi di Jalan Sosial, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, Palembang.

Sukrisnawati menuturkan, dugaan kekerasan itu diketahui saat ia menjemput anaknya pulang sekolah.

“Waktu saya jemput, saya lihat kedua mata anak saya lebam dan merah. Panik, saya langsung tanya teman-teman sekelasnya,” ujarnya kepada petugas.

Kini, FR masih menjalani perawatan intensif di RSUD Bari Palembang untuk memulihkan kondisi fisik dan psikisnya. Sementara itu, pihak kepolisian terus melakukan pendalaman guna memastikan apakah luka yang dialami korban disebabkan oleh faktor medis atau kekerasan fisik. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia