Sumsel

3.475 Kapal Masuk Pelabuhan di Sumsel Hingga Agustus

Maman Suparman | 7 Oktober 2025, 19:00 WIB
3.475 Kapal Masuk Pelabuhan di Sumsel Hingga Agustus

AKURAT.CO SUMSEL Sektor pelabuhan nasional mencatatkan aktivitas yang fluktuatif namun signifikan sepanjang delapan bulan pertama tahun 2025.

Data terbaru menunjukkan bahwa total kunjungan kapal domestik dan luar negeri mencapai puncaknya pada pertengahan tahun.

Secara akumulatif, total kunjungan kapal hingga Agustus 2025 telah mencapai 3.475 unit, didominasi oleh pergerakan kapal dalam negeri.

Dari Januari hingga Agustus 2025, lalu lintas kapal di pelabuhan sangat bergantung pada pergerakan logistik domestik.

Kunjungan kapal Dalam Negeri secara konsisten berada di atas 200 unit per bulan, dengan total mencapai 2.941 kunjungan.

Baca Juga: Motor Mahasiswa Unsri Hilang di Area Parkir Kampus Bukit Lama, Pelaku Curanmor Diburu Polisi

Puncak kunjungan kapal domestik terjadi pada bulan Juli dengan 430 unit, diikuti Maret (426 unit) dan Januari (394 unit). Pola ini menunjukkan adanya lonjakan aktivitas pelayaran barang dan penumpang domestik di awal dan pertengahan tahun.

Sebaliknya, bulan Februari mencatatkan angka terendah untuk kunjungan domestik, yaitu 211 unit, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor musiman atau libur pendek.

Sementara itu, kunjungan kapal Luar Negeri menunjukkan pola yang lebih fluktuatif namun stabil di kisaran 50 hingga 80 unit per bulan.

Kunjungan tertinggi kapal asing tercatat pada bulan Maret dengan 87 unit, dan juga mencapai angka tinggi pada Juli (83 unit) serta April (74 unit). Periode ini menunjukkan adanya peningkatan volume perdagangan internasional yang masuk ke pelabuhan.

Bulan Februari juga menjadi titik terendah bagi kapal luar negeri, hanya mencatatkan 33 unit kunjungan.

Secara keseluruhan, total kunjungan kapal (Domestik dan Luar Negeri) menunjukkan dua kali lonjakan signifikan yang melampaui angka 500 unit, yakni pada Maret: 513 unit dan Juli: 513 unit

Tingginya angka kunjungan total ini mengindikasikan bahwa bulan Maret dan Juli menjadi periode tersibuk bagi kegiatan bongkar muat dan logistik di pelabuhan. Rata-rata kunjungan per bulan selama periode ini adalah sekitar 434 unit.

Dinamika ini mencerminkan tren pemulihan dan peningkatan aktivitas logistik maritim, terutama didorong oleh kuatnya permintaan dan mobilitas di pasar domestik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia