Profil Riza Chalid dan Fakta-Fakta Dugaan Kasus Korupsi Pertamina yang Menyeret Nama Anaknya

AKURAT. CO SUMSEL - Nama Riza Chalid sedang ramai diperbincangkan bahkan mendapat 50 ribu pencarian di Google Trend.
Namanya terus diperbincangkan sejak anaknya, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR) resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi.
Baca Juga: Jadwal Puasa Ramadhan 2025 Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah
Muhammad Kerry menjadi satu dari tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang mentah PT Pertamina, sub-holding dan kontraktor kerja sama periode 2018-2023.
Lalu seperti apa kehidupan Riza Chalid hingga namanya bisa dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi ini ?
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu 26 Februari 2025, BMKG Sebut Masih Didominasi Hujan
Saudagar minyak
Riza Chalid telah dikenal sebagai pengusaha minyak sejak lama.
Ia bahkan mendapat julukan The Gasoline Godfather karena dianggap mendominasi bisnis impor minyak via Petral.
Baca Juga: Prima Salam: Jika Tidak Sefrekuensi, Tidak Usah Ditegur Lagi. Silakan tulis surat!
Selain bergerak di bidang impor minyak, Riza Chalid juga memiliki bisnis di bidang lainnya, seperti ritel mode dan kebun sawit.
Rumahnya digeledah Kejagung
Pada Selasa 25 Februari 2025, rumah Riza Chalid digeledah pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan kasus korupsi PT Pertamina yang menyeret nama anaknya, Muhammad Kerry Adrianto.
Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar saat jumpa pers di Kantor Kejagung Jakata Selatan, Selasa (25/2).
Baca Juga: Pendapatan Negara di Sumsel Tembus Rp1,19 Triliun pada Januari 2025, Tumbuh 42,52%
Kronologi kasus dugaan korupsi Pertamina
Menurut penjelasan Dirdik Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, kasus ini bermula pada periode 2018-2023.
Di mana Pemerintah saat itu mencanangkan agar pemenuhan minyak wajib dari dalam negeri.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Tetapkan Jam Kerja Baru Selama Ramadhan, ASN Wajib Simak!
PT Pertamina pun diwajibkan mencari pasokan minyak bumi dari kontraktor dalam negeri.
Namun, dalam kasus ini para tersangka diduga malah membeli pertalite untuk dioplos menjadi Pertamax.
Hasil oplosan itu kemudian dijual dengan harga Pertamax dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 193,7 miliar.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Warga Diminta Tidak Panic Buying
Peran anak Riza Chalid
Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR), anak dari Riza Chalid sekaligus Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa adalah broker pemenang tender pengadaan impor minyak mentah.
MKAR bersama dua tersangka lainnya dari pihak swasta diduga telah menyepakati harga tinggi sebelum pelelangan tender dilaksanakan.
Kini, MKAR sudah ditahan tim penyidik Jampidsus Kejagung di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








