Sumsel

Kapal Perang Amerika USS Abraham Lincoln Hengkang dari Timur Tengah, Tanda AS Kalah?

Septiyanti Dwi Cahyani | 28 Agustus 2026, 12:00 WIB
Kapal Perang Amerika USS Abraham Lincoln Hengkang dari Timur Tengah, Tanda AS Kalah?
Ilustrasi kapal induk.

AKURAT.CO SUMSEL - Kapal induk milik Amerika Serikat USS Lincoln dikabarkan telah hengkang dari kawasan Timur Tengah.

Kepastian pemulangan ini disampaikan oleh kepala Komando Pusat AS, Laksamana Brad Cooper, usai melakukan kunjungan ke kapal tersebut pada akhir pekan lalu.

Guna menggantikan posisi Lincoln, militer AS mengirimkan kapal induk USS George Washington yang sebelumnya berbasis di Asia.

Baca Juga: Sumbang 10 Persen Ekonomi Sumsel, Herman Deru Minta UMKM Naik Kelas

Lantas, apakah alasan USS Lincoln dipulangkan berkaitan dengan kekalahan AS dalam melawan Iran?

Pemulangan USS Abraham Lincoln bukan sebagai tanda kekalahan AS, melainkan sebagai tindak lanjut atas maraknya laporan mengenai krisis kesehatan mental, stres berat, kekurangan pasokan bahan makanan hingga produk kebersihan di atas kapal selama menjalankan misi perang melawan Iran.

Untuk diketahui, kapal perang milik AS tersebut mencatatkan rekor waktu berlayar tanpa henti selama lebih dari 250 hari.

Baca Juga: Disdag Palembang Ungkap Alasan Beras Premium 5 Kg Mulai Langka

Perpanjangan masa tugas yang berlarut-larut ini kemudian menjadi beban berat bagi para personel militer akibat terpisah dari keluarga dalam waktu yang lama, sekaligus memicu kelelahan ekstrem bagi sebagian pelaut Amerika.

USS Abraham Linco;n sendiri telah dikerahkan ke Timur Tengah sejak awal berlangsungnya perang yang dikobarkan Trump terhadap Iran, yakni akhir Februari lalu.

Masa pengerahan yang terlampau lama juga sempat menuai kritik di kalangan politisi Washington DC.

Baca Juga: AS Ancam Tingkatkan Sanksi Ekonomi Terhadap Iran, 5 Sektor Ini Jadi Sasaran

AS Gagal Unjuk Kekuatan

Hengkangnya kapal induk USS Abraham Lincoln dari Timur Tengah mendapat reaksi tajam dari Teheran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut awak kapal yang kelelahan menandakan AS gagal dalam upaya unjuk kekuatan.

Baca Juga: Regulasi Ekonomi Digital Harus Adaptif, Misbakhun: Jangan Mematikan Inovasi

Dia kemudian juga menyebut kapal induk AS telah gagal menjalankan misinya dan kini sedang berlayar menuju perairan Thailand. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.