Jarang Cuci Motor? Ini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan agar Kendaraan Tetap Awet

AKURAT.CO SUMSEL Banyak pemilik sepeda motor menganggap mencuci kendaraan hanya soal menjaga penampilan.
Padahal, kebiasaan jarang mencuci motor dapat berdampak pada kondisi komponen dan usia pakai kendaraan jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat.
Pengamat otomotif menilai debu, lumpur, sisa air hujan, hingga kotoran jalan yang menempel dalam waktu lama berpotensi mempercepat korosi pada sejumlah bagian motor.
Oleh karena itu, pengendara yang tidak rutin mencuci motor perlu memberikan perhatian khusus pada beberapa aspek penting.
1. Periksa Bagian Rantai Secara Berkala
Pada motor bertransmisi rantai, kotoran yang menumpuk dapat bercampur dengan pelumas dan membentuk kerak.
Kondisi ini berisiko mempercepat keausan rantai maupun gir. Pemeriksaan serta pelumasan berkala tetap diperlukan meski motor tidak dicuci secara menyeluruh.
Baca Juga: Jangan Panik, Begini Cara Cek Pemadaman Listrik Lewat Secara Real Time PLN Mobile
2. Waspadai Karat pada Baut dan Rangka
Sisa air hujan atau genangan yang mengering di permukaan motor dapat meninggalkan kelembapan pada area tertentu.
Jika dibiarkan terlalu lama, baut, dudukan mesin, dan bagian rangka berpotensi mengalami korosi yang dapat memengaruhi kekuatan komponen.
3. Jaga Kebersihan Sistem Pengereman
Debu dan pasir yang menempel pada cakram atau area rem tromol dapat mengurangi kinerja pengereman.
Pengendara disarankan memeriksa kondisi rem secara rutin, terutama setelah motor digunakan melewati jalan berlumpur atau saat musim hujan.
4. Perhatikan Radiator dan Pendingin Mesin
Untuk motor yang menggunakan sistem pendingin cairan, kisi-kisi radiator yang tertutup debu dan kotoran dapat menghambat pelepasan panas.
Akibatnya, suhu mesin berpotensi meningkat saat digunakan dalam perjalanan jauh.
5. Bersihkan Lampu dan Spion
Meski tidak mencuci seluruh motor, membersihkan lampu utama, lampu belakang, dan spion tetap penting dilakukan.
Kotoran yang menempel dapat mengurangi visibilitas dan berpengaruh terhadap keselamatan berkendara.
6. Hindari Penumpukan Kotoran pada Velg dan Ban
Lumpur atau tanah yang mengering pada area velg dan ban tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga dapat menyulitkan pemeriksaan kondisi ban.
Retak halus, benda tajam yang menancap, atau keausan ban bisa luput dari perhatian.
7. Lap Motor Setelah Terkena Hujan
Jika tidak sempat mencuci motor, setidaknya lakukan pengelapan pada bagian yang basah setelah kendaraan terkena hujan.
Air hujan mengandung zat yang dapat meninggalkan noda dan mempercepat munculnya karat pada beberapa komponen logam.
Praktisi perawatan kendaraan menyebutkan bahwa pemilik motor yang memiliki keterbatasan waktu tidak harus selalu melakukan pencucian menyeluruh.
Membersihkan area vital seperti rantai, rem, lampu, dan bagian yang terkena lumpur sudah dapat membantu menjaga kondisi kendaraan tetap optimal.
Dengan perhatian terhadap komponen-komponen tersebut, motor yang jarang dicuci tetap dapat terjaga performa dan usia pakainya.
Namun, pencucian berkala tetap menjadi salah satu langkah sederhana yang dianjurkan untuk menjaga kebersihan sekaligus mendeteksi potensi kerusakan sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 2BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Ada yang Dapat Peluang Baru hingga Harus Waspada Pengeluaran
- 7Bansos PKH dan BPNT September 2026 Resmi Cair, Cek Besaran Nominalnya
- 8Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





