10 Negara dengan Durasi Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

AKURAT. CO SUMSEL - Setiap negara di berbagai belahan dunia memiliki durasi berpuasa berbeda.
Hal ini disebabkan oleh faktor letak geografis dan panjang waktu siang yang mempengaruhi durasi waktu berpuasa di setiap negara.
Negara-negara di selatan khatulistiwa seperti Brasil, Argentina, Afrika Selatan, dan Selandia Baru tercatat sebagai wilayah dengan durasi puasa terpanjang, mencapai lebih dari 15 jam pada hari pertama dan terus berkurang sampai akhir bulan Ramadan.
Baca Juga: Fakta Terbaru Tragedi Pelita Air Jatuh di Nunukan, Pesawat Dipastikan dalam Kondisi Laik Terbang
Sebaliknya, negara-negara di wilayah lintang tinggi seperti Greenland, Islandia, dan Finlandia menjalani durasi puasa yang relatif lebih singkat, berkisar kurang dari 12 jam di hari pertama dan akan terus meningkat selama sebulan.
Variasi ini terjadi karena perbedaan panjang siang hari yang dipengaruhi oleh posisi bumi terhadap matahari.
Negara dengan Durasi Puasa Tercepat
Baca Juga: Tips Aman Puasa Ramadan Driver Ojol Tetap Kuat Seharian, Kunci Utama Atur Jam Tarik Orderan
Prancis: 11 Jam 33 Menit
Greendland: 11 jam 42 menit
Islandia: 11 jam 42 menit
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Bukber Low Budget di Palembang, Harga Mulai Rp15 Ribuan
Finlandia: 11 jam 44 menit
Rusia: 11 jam 44 menit.
Negara dengan Durasi Puasa Terlama
Baca Juga: 15 Pemuda Palembang Terjebak di Kamboja, BP3MI Sumsel: Proses Pemulangan Terkendala Dokumen
Selandia Baru: 15 jam 22 menit.
Chili: 15 jam 13 menit
Australia: 14 jam 48 menit
Baca Juga: Kejati Sumsel Tahan Dua Mantan Direktur PT Semen Baturaja Terkait Kasus Korupsi Distribusi
Uruguai: 14 jam 42 menit
Argentina: 14 jam 42 menit.
Penyebab Durasi Berpuasa Berbeda di Setiap Negara
Baca Juga: Catat Lokasi dan Tanggalnya! Bulog Gelar Pasar Murah di IB II, Bukit Kecil, hingga IT I Palembang
Perbedaan durasi puasa disebabkan oleh posisi suatu negara terhadap garis khatulistiwa dan pergerakan matahari.
Negara yang berada di wilayah lintang tinggi cenderung memiliki variasi panjang siang dan malam yang lebih ekstrem, terutama saat pergantian musim.
Sebaliknya, negara yang berada di sekitar garis khatulistiwa memiliki durasi siang dan malam yang relatif stabil sepanjang tahun.
Baca Juga: TPP ASN Sumsel 2026 Dipastikan Tetap, Pemprov Jamin Tak Ada Pengurangan
Bagaimana Durasi Puasa di Indonesia?
Di kawasan Asia Tenggara, durasi puasa cenderung lebih seimbang dan tidak terlalu ekstrem.
Di Indonesia, waktu puasa Ramadan 2026 rata-rata mencapai 13 jam 28 menit.
Baca Juga: Sikat Premanisme di Pasar 16 Ilir, Polda Sumsel Amankan Tiga Pria Terduga Pungli
Mengutip dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya memiliki durasi puasa sekitar 13 jam.
Sementara di wilayah timur Indonesia, seperti Papua, waktu puasa bisa sedikit lebih pendek.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Kamarudin Simanjutak: Korupsi E-KTP Sampai Pembunuhan Brigadr J
- 2Mutasi Pejabat Polrestabes Palembang, Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Sako Berganti
- 3Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 5Update Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026
- 6BMKG Prediksi Hujan Merata di Sumsel Mulai Pertengahan November 2026
- 7Ramalan Zodiak Libra Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026: Asmara Harmonis, Keuangan Perlu Dijaga
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






