Sumsel

Awal Pekan Lesu? Begini 4 Cara Kembalikan Semangat Kerja

Maman Suparman | 1 Desember 2025, 11:00 WIB
Awal Pekan Lesu? Begini 4 Cara Kembalikan Semangat Kerja

AKURAT.CO SUMSEL Rasa malas kerap muncul di awal pekan, terutama saat kembali beraktivitas setelah akhir pekan yang santai.

Fenomena Monday Blues ini dialami banyak pekerja, bahkan dapat memengaruhi produktivitas dan suasana kerja secara keseluruhan.

Sejumlah pakar produktivitas memberikan empat strategi yang dinilai efektif untuk melawan rasa malas saat menjalani hari Senin.

1. Mulai dengan Rutinitas Pagi yang Stabil

Peneliti dari University of Manchester menjelaskan bahwa rutinitas pagi yang teratur, seperti olahraga ringan, sarapan sehat, hingga mandi air hangat, dapat meningkatkan energi dan fokus.

Aktivitas sederhana ini membantu tubuh beradaptasi dan siap bekerja lebih cepat.

Baca Juga: Imbas Catatan Buruk Nol Kemenangan, Sriwijaya FC Lakukan 'Bersih-bersih Besar' Jelang Bursa Transfer

2. Susun Prioritas dengan Metode “3 Tugas Utama”

Alih-alih memaksakan diri menyelesaikan banyak pekerjaan sekaligus, para pakar menyarankan fokus pada tiga tugas paling penting di hari Senin.

Metode ini disebut mampu mengurangi tekanan mental dan mencegah kebingungan akibat terlalu banyak target di awal pekan.

3. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Nyaman

Hal kecil seperti menata ulang meja kerja, menambahkan aroma terapi, hingga memutar musik ringan terbukti membantu meningkatkan suasana hati.

Lingkungan yang nyaman dapat membuat otak lebih mudah masuk ke mode kerja dan mengurangi rasa malas.

4. Berikan Hadiah untuk Diri Sendiri

Psikolog perilaku menyebutkan bahwa sistem reward dapat menjadi motivasi tambahan.

Misalnya, minum kopi favorit setelah menyelesaikan satu tugas besar, atau memberikan waktu istirahat singkat setelah bekerja intens selama satu jam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia