Pria 43 Tahun Tenggelam di Sungai Lematang PALI, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria bernama Tedy (43) dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang yang berada di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Insiden tersebut langsung mendapat respons dari tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, TNI, Polri, BPBD PALI, Damkar, relawan, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian korban.
Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai adanya kondisi darurat terkait seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang.
“Setelah menerima laporan, tim rescue dari Kantor SAR Palembang langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan SAR lengkap untuk melakukan proses pencarian,” ujar Raymond, Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, peristiwa tersebut bermula ketika korban sedang duduk di atas jembatan yang berada di Sungai Lematang.
Baca Juga: Praperadilan Ditolak, Yaqut Sah Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji dan Terancam 20 Tahun Penjara
Namun nahas, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai dan terseret arus yang cukup deras hingga akhirnya tenggelam.
“Korban diduga terpeleset saat berada di atas jembatan, kemudian jatuh ke Sungai Lematang dan terseret arus hingga tenggelam,” jelasnya.
Dalam upaya pencarian, tim SAR gabungan membagi tugas dengan membentuk dua Search and Rescue Unit (SRU) agar proses pencarian bisa dilakukan secara lebih maksimal.
Tim SRU pertama melakukan penyisiran di permukaan sungai menggunakan perahu karet milik Basarnas serta perahu milik warga setempat. Sementara itu, tim SRU kedua melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian dan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban.
“Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan,” katanya.
Raymond juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai atau perairan guna menghindari kejadian serupa.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar perairan,” tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 5Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 6Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 7Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 8Ramalan Zodiak Leo Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Percintaan hingga Karier Jadi Sorotan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





