Sidang Perdana Kasus Korupsi Pasar Cinde Digelar, Dua Mantan Kepala Daerah Siap Hadapi Dakwaan

AKURAT.CO SUMSEL Pengadilan Negeri (PN) Palembang bersiap menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde, yang menjerat empat tersangka, termasuk dua tokoh besar Sumatera Selatan, yakni mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo.
Sidang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025, dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum M. Syaran Jafizhan.
Selain Alex dan Harnojoyo, dua nama lain yang akan duduk di kursi pesakitan adalah Eddy Hermanto, Ketua Panitia Pengadaan Mitra Kerja Bangun Guna Serah (BGS), serta Raimar Yousnadi, Kepala Cabang PT Magna Beatum — perusahaan pelaksana proyek Cinde.
Informasi di laman resmi PN Palembang (sipp.pn-palembang.go.id) mencatat, berkas perkara terdaftar dengan nomor 75, 76, dan 77/Pid.Sus-TPK/2025/PN Plg.
Humas PN Palembang Raden Zainal membenarkan jadwal sidang tersebut. Ia memastikan pengamanan akan diperketat, mengingat tingginya perhatian publik terhadap kasus ini.
Baca Juga: Dua Motor Raib dalam Sekejap, Warga Plaju Jadi Korban Borongan Curanmor Dini Hari
“Benar, perkara sudah dilimpahkan dan akan disidangkan pada 30 Oktober mendatang. Kami juga menyiapkan pengamanan ekstra karena sebagian terdakwa merupakan mantan pejabat daerah,” kata Raden, Sabtu (25/10/2025).
Menariknya, sidang besar ini akan digelar di lokasi sementara — Museum Tekstil Palembang, yang kini difungsikan sebagai ruang sidang utama PN Palembang.
Kasus Pasar Cinde menjadi salah satu perkara korupsi paling menonjol di Sumatera Selatan dalam beberapa tahun terakhir.
Proyek revitalisasi pasar yang sempat digadang-gadang menjadi ikon perdagangan modern Palembang itu justru berujung pada kerugian negara mencapai Rp137 miliar.
Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri telah memutus kontrak kerja sama dengan PT Magna Beatum sejak kasus ini bergulir.
Sementara Alex Noerdin dan Harnojoyo sebelumnya telah menjalani pemeriksaan maraton oleh penyidik Kejati Sumsel pada April 2025, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 3BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 4Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 7Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 8Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




