Sumsel

Terekam CCTV, Jambret Bermotor PCX Gasak Kalung Emas Rp20 Juta di Gandus, Korban IRT Terjungkal

Maman Suparman | 8 Januari 2026, 16:45 WIB
Terekam CCTV, Jambret Bermotor PCX Gasak Kalung Emas Rp20 Juta di Gandus, Korban IRT Terjungkal

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Kota Palembang. Kali ini, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Wadiafatma menjadi korban penjambretan di Jalan Nusantara, kawasan Perumahan PNS Pemkot, Kecamatan Gandus, pada Selasa (6/1/2026) sore.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.08 WIB tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) dan mendadak viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat korban yang sedang mengendarai sepeda motor seorang diri tiba-tiba dipepet oleh pelaku dari arah belakang.

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan mendekati motor korban secara perlahan. Saat posisi sudah sejajar, pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda PCX tersebut langsung menyambar kalung emas yang melingkar di leher korban dan memacu kendaraannya untuk melarikan diri.

Sentakan yang kuat membuat motor korban kehilangan keseimbangan. Wadiafatma pun terjatuh dari kendaraannya hingga mengalami benturan di bagian perut.

Baca Juga: SMB II Palembang Tegaskan Prosedur Keamanan Dijalankan, Terkait Viral Penyamaran Pramugari Batik Air

"Saya sangat terkejut karena tiba-tiba kalung ditarik dari samping. Motor langsung oleng dan saya jatuh. Sempat ingin mengejar, tapi tidak sanggup karena perut terasa sakit terkena setang motor," ungkap Wadiafatma saat memberikan keterangan, Kamis (8/1/2026).

Akibat peristiwa ini, korban kehilangan kalung emas motif padi seberat 1,5 suku. Wadiafatma menuturkan bahwa perhiasan tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dikonversi dengan harga emas saat ini.

"Waktu beli dulu harganya sekitar Rp14 juta, tapi kalau sekarang berat 1,5 suku itu nilainya sudah lebih dari Rp20 juta," terangnya.

Pasca kejadian, korban telah mendatangi Polsek Gandus untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Meski laporan resmi belum dibuat, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 
 
“Polisi sudah ke sini dan olah TKP. Tinggal buat laporan resminya,” ujarnya. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia