Sumsel

Investasi Emas Perhiasan Diprediksi Meningkat 2026, dari Tren Fashion Jadi Pilihan Nabung Cerdas Ala Gen Z

Septiyanti Dwi Cahyani | 19 Maret 2026, 09:00 WIB
Investasi Emas Perhiasan Diprediksi Meningkat 2026, dari Tren Fashion Jadi Pilihan Nabung Cerdas Ala Gen Z
Investasi emas perhiasan (pexels)

AKURAT. CO SUMSEL - Menjelang lebaran, toko-toko emas di pinggir-pinggir jalan tampak selalu dipadati pengunjung.

Baik toko emas logam mulia, maupun emas perhiasan biasa.

Emas perhiasan kini bukan hanya sekedar fashion atau pemanis penampilan, melainkan telah bergeser menjadi ajang investasi atau nabung cerdas yang dilakukan banyak kalangan.

Baca Juga: Sidang Isbat Digelar Hari Ini, Berikut Prediksi Lebaran Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Investasi emas dalam tren fashion, atau dikenal sebagai wearable investment, semakin populer di 2026 karena menggabungkan estetika modern-minimalis dengan nilai jual kembali yang stabil.

Perhiasan emas 18–22 karat menjadi pilihan utama untuk gaya harian sekaligus aset aman (safe haven) yang tahan terhadap inflasi.

Tren ini menonjolkan desain rantai dan klasik yang fleksibel untuk berbagai acara.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, 20 Aduan THR Masuk di Sumsel, Kasus Tak Dibayar Mendominasi

Investasi Emas Perhiasan Diprediksi Meningkat pada 2026

Dengan perubahan tren gaya hidup dan meningkatnya kesadaran finansial di kalangan masyarakat, terutama Gen Z dan milenial, permintaan perhiasan emas memang diprediksi akan meningkat pesat di tahun 2026.

Selain mengikuti perkembangan trend mode, pembelian perhiasan kini juga sering dikaitkan dengan strategi menjaga aset.

Baca Juga: Kamar Kos Mahasiswi di Kemang Manis Palembang Dibobol, Tiga Unit Laptop Raib Digondol Maling

Apalagi dengan pergerakan harga emas yang cenderung naik dalam beberapa tahun terakhir, minat untuk memiliki perhiasan emas otomatis ikut melonjak.

Lantas, apa yang membuat investasi ini begitu diminati?

1. Pergerakan Harga Emas Mendorong Minat Investasi di Tahun 2026

Baca Juga: Sengkarut Macet Horor Jalinsum Palembang-Jambi Terungkap, Kapolda Sumsel Sentil Truk ODOL

Salah satu alasan utama meningkatnya minat terhadap perhiasan emas adalah tren harga emas yang cenderung naik dari tahun ke tahun.

Banyak analis memperkirakan bahwa pada 2026, harga emas berpotensi berada di level yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat:

  • Ketidakstabilan ekonomi global

Baca Juga: Tergiur Investasi Pulsa Untung Cepat, Wanita di Palembang Tertipu Rp42 Juta

  • Inflasi yang masih sulit ditekan

  • Melemahnya nilai mata uang fiat

  • Naiknya permintaan emas dari sektor industri dan bank sentral.

Baca Juga: Jelang Lebaran 1447 H, Pengiriman Paket di Palembang Melonjak 40 Persen, Kurir: Kami Mohon Maaf Jika Terlambat

Dengan kondisi tersebut, masyarakat semakin melirik investasi emas sebagai cara mengamankan nilai kekayaan.

Perhiasan emas kemudian menjadi pilihan menarik karena dapat memberikan double benefit: yakni untuk mempercantik diri sekaligus berinvestasi.

2. Tren Gaya Hidup “Wearable Investment” yang Semakin Kuat di 2026

Baca Juga: Herman Deru Minta Pemudik Tak Andalkan GPS, Utamakan Tanya Petugas di Jalur Mudik Sumsel

Istilah “wearable investment” semakin sering terdengar dalam dua tahun terakhir.

Konsepnya sederhana membeli emas yang dapat dipakai sehari-hari, tetapi tetap berfungsi sebagai aset.

Tren ini diperkirakan mencapai puncaknya pada tahun 2026 karena perhiasan emas kini memiliki desain modern, minimalis, dan fleksibel.

Baca Juga: 5 Alasan Investasi Emas Meningkat Jelang Lebaran: Jadi Andalan Saat Inflasi Datang

Cocok digunakan untuk bekerja, pesta, hangout, hingga acara formal.

3. Mudahnya Akses Informasi Harga Emas Membuat Konsumen Lebih Cerdas

Kemajuan teknologi membuat informasi harga emas semakin transparan.

Baca Juga: Jembatan Ampera Ditutup Saat Salat Idulfitri 1447 H, Ini Jalan yang Bisa Dilalui

Konsumen bisa memantau harga emas harian lewat:

  • Marketplace

  • Website toko emas

  • Aplikasi investasi emas

  • Media sosial.

Baca Juga: Hampir Seribu Warga Binaan Rutan Pakjo Palembang Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Transparansi ini membuat masyarakat lebih percaya dan memahami kapan waktu yang tepat untuk beli atau jual.

4. Investasi Emas Tetap Menjadi Aset Favorit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Banyak orang mulai mencari instrumen yang aman dari risiko inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Di sinilah investasi emas menjadi pilihan utama karena:

Baca Juga: Hampir Seribu Warga Binaan Rutan Pakjo Palembang Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

  • Nilainya cenderung stabil

  • Mudah dijual kapan pun

  • Cocok untuk jangka pendek maupun panjang

  • Tersedia dalam berbagai bentuk (batangan, digital, perhiasan).

Dengan kondisi global yang tidak pasti, tahun 2026 diprediksi menjadi tahun di mana semakin banyak masyarakat memperkuat portofolio investasi emas mereka, termasuk melalui perhiasan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.