Sumsel

Jelang Akhir Pekan, Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi!

St Shofia Munawaroh | 28 November 2025, 13:39 WIB
Jelang Akhir Pekan, Emas Perhiasan Palembang Naik Lagi!

AKURAT. CO SUMSEL - Satu hari menjelang akhir pekan, harga emas perhiasan Palembang bergerak naik lagi.

Kini harga emas perhiasan Palembang kembali menyentuh angka Rp13,5 juta per suku untuk harga termahal.

Sementara harga terendah hanya selisih Rp100 ribu dari harga termahal atau Rp13,4 juta per suku.

Baca Juga: Presiden Targetkan 88,7 Juta Rumah Tangga Miliki Rekening Bank untuk Dorong Inklusi Keuangan

Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Jumat, 28 November 2025.

Toko Laris Pasar 16

Harga emas perhiasan di toko Laris hari ini terpantau naik Rp50 ribu.

Baca Juga: Seleksi Pelatih Timnas Indonesia Masuki Tahap Akhir, Pengumuman Resmi Minggu Ini

Untuk kalung dan gelang menjadi Rp13,4 juta per suku, sedangkan untuk cincin dibanderol di angka Rp13,5 juta per suku.

Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen. 

Toko Anda Palembang

Baca Juga: Pasokan Pangan Lokal Baru 60%, Sumsel Dorong Kemandirian dan Transformasi Pasar Induk Jakabaring

Sementara itu, toko Anda terpantau tutup hari ini dan akan buka kembali pada awal pekan depan, Senin (1/12/2025).

Namun, harga emas terakhir di toko tersebut ada di angka Rp13,2 juta per suku untuk semua jenis perhiasannya.

Harga tersebut sudah termasuk biaya penjualan dari pihak toko sebesar Rp500 ribu per suku. 

Baca Juga: Daftar 23 Pemain Timnas U 22 yang Akan Berlaga di SEA Games 2025 Thailand

Penyebab Harga Emas Berubah-ubah

Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.

Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.

Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.