5 Fakta Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Pondok Tertua di Jawa Timur

AKURAT. CO SUMSEL - Bangunan asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur dilaporkan ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Reruntuhan tersebut menimpa sejumlah santri yang sedang berkegiatan.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan berisiko.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Mata agar Tetap Sehat Meski Sering Menatap Layar Laptop
Setidaknya 15 ambulans dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan para korban. Berikut fakta-fakta lainnya:
1. Penyebab Ambruknya Ponpes
Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Abdus Salam Mujib mengungkapkan penyebab ambruknya bangunan tersebut.
Baca Juga: 4 Cara Tepat Memakai Deodoran agar Tetap Segar Seharian
Mujib mengatakan jika kondisi bangunan pondok saat ini sedang dalam tahap pengecoran akhir di bagian atas atau dek.
Ia menduga penopang cor bangunan pondok yang sedang direnovasi tersebut tidak kuat.
Hal ini selaras dengan pernyataan Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso yang menduga pondasi pondok tidak kuat hingga menyebabkan bangunan dari lantai empat sampai lantai dasar runtuh.
Baca Juga: 4 Lagu Daerah Sumatera Selatan yang Enak Didengar Saat Bekerja
2. Insiden Terjadi Saat Salat Ashar
Salah satu santri yang merupakan korban selamat mengatakan jika insiden ambruknya bangunan pondok pesantren terjadi saat para santri sedang menunaikan ibadah salat Ashar.
Saat memasuki rakaat kedua, bagian ujung musala mulai ambruk lalu merembet ke bagian gedung lainnya.
Baca Juga: 30 September Peringati Hari Apa? Sejarah G30S/PKI hingga Hari Penerjemah Internasional
Sementara itu, kesaksian dari santri lain menyebutkan bahwa ia sempat mendengar suara retakan material sebelum bangunan ambruk.
3. Jumlah korban mencapi 86
Dari data sementara, 1 orang dinyatakan tewas sementara 86 orang mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Baca Juga: Daftar 5 Pejabat Negara Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Oleh Masyarakat Komering
38 diantaranya dirawat di RSUD R. T. Notopuro Sidoarjo, 4 orang di RS Delta Surya dan 45 lainnya dilarikan ke RS Siti Hajar.
4. Pernyataan Pihak Ponpes
Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, KH Abdus Salam Mujib menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan juga wali santri atas insiden tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Dia Bukan Ibu, Teror Mencekam di Balik Keberhasilan 'Ibu'
Mujib mengatakan, insiden ini sudah menjadi bagian dari takdir. Ia pun meminta agar semua pihak bisa bersabar.
5. Ponpes Tertua di Jawa Timur
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang berlokasi di Jalan KHR Moh Abbas I/18, Desa Buduran, Sidoarjo, merupakan salah satu pesantren tertua di Jatim.
Sejak berdiri tahun 1915-1920, pesantren ini telah melampaui usia satu abad dan meninggalkan jejak panjang dalam sejarah.
Ponpes yang juga dikenal sebagai Pesantren Buduran ini telah lama menjadi pusat pembinaan ulama dan melahirkan banyak tokoh penting agama. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





