4 Ikon Sejarah Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional, Ada Jembatan Ampera hingga Masjid Agung

AKURAT.CO SUMSEL - Masyarakat Provinsi Sumatera Selatan, khususnya Palembang patut berbangga.
Empat ikon bersejarah dari Kota Palembang resmi dinobatkan jadi Cagar Budaya Nasional.
Keempat cagar budaya tersebut adalah Jembatan Ampera, Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo (Masjid Agung Palembang) beserta bangunan dan menara lamanya, serta Gedung Ledeng atau Kantor Wali Kota Palembang.
Baca Juga: Sepeda Penjual Pempek Lansia Dicuri Saat Salat, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Masjid Palembang
Penetapan dilakukan dalam Sidang Penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan pada 2 Juli 2026.
Dengan demikian, mulai saat ini keempat cagar tersebut resmi menjadi warisan yang dilindungi negara dan memiliki nilai penting bagi sejarah Indonesia.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan, Agung Saputro, S.S., M.Si., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil proses panjang yang melibatkan pemerintah daerah, Tim Ahli Cagar Budaya, Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Selatan, hingga Kementerian Kebudayaan.
Penetapan suatu cagar budaya juga bukanlah hal yang mudah.
Setiap objek yang diusulkan harus memenuhi berbagai persyaratan.
Mulai dari kajian sejarah yang mendalam, dokumentasi foto lama dan terbaru, bukti keaslian, hingga nilai penting yang dimiliki bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan.
Baca Juga: Nobar Piala Dunia di TVRI Sumsel, Ratu Dewa Sebut Momentum Dongkrak UMKM dan Pererat Kebersamaan
Lebih lanjut, Agung menjelaskan, penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional bukan hanya bentuk pengakuan terhadap nilai sejarah suatu bangunan atau struktur, tetapi juga membawa konsekuensi terhadap upaya pelindungan dan pengelolaannya.
Setelah ditetapkan, perhatian terhadap pemeliharaan, konservasi, hingga pengembangan kawasan akan harus lebih besar melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Ia mencontohkan Jembatan Ampera, yang selama puluhan tahun bukan hanya menjadi ikon Kota Palembang, tetapi juga berfungsi sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir.
Baca Juga: Laptop dan Uang Tunai Pegawai RSUD Bari Palembang Hilang Digondol Maling
Keberhasilan empat objek tersebut bukan menjadi akhir dari upaya pelestarian sejarah di Sumatera Selatan.
Disbudpar Sumsel saat ini masih menyiapkan sejumlah objek lain yang dinilai memiliki nilai sejarah tinggi untuk diusulkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional.
Sebelumnya Situs Gua Harimau di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Kawasan Percandian Bumi Ayu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah ditetapkan terlebih dahulu.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Lagi, Cek Rincian Terbarunya di Sini
Selain itu, sejumlah tinggalan sejarah lain juga tengah dipersiapkan, seperti Candi Jepara di Kabupaten OKU Selatan yang dikenal sebagai satu-satunya candi berbahan batu di wilayah tersebut, Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Baturaja, hingga Prasasti Boom Baru.
Ia berharap penetapan empat cagar budaya tersebut dapat menjadi momentum bagi pemerintah kota dan kabupaten maupun masyarakat untuk semakin peduli terhadap pelestarian warisan sejarah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 3Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 4Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 5Curi HP Marbot Masjid di Palembang, Remaja 14 Tahun Diserahkan Korban ke Polisi
- 6Pemprov Sumsel Atur Jam Operasional 10 SPBU di Palembang, Ini Jadwalnya
- 7BSU Oktober 2026 Belum Resmi Diumumkan, Ini Cara Cek Informasinya
- 8Suhu Palembang Diprediksi Tembus 37 Derajat Celsius Akhir Oktober, Warga Diminta Waspada Karhutla
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








