Sumsel

Palembang, OKI dan Lahat Dominasi Ekspor Sumsel hingga Agustus 2026

Kurnia | 3 Oktober 2026, 21:00 WIB
Palembang, OKI dan Lahat Dominasi Ekspor Sumsel hingga Agustus 2026

AKURAT.CO SUMSEL Palembang menjadi daerah dengan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor Sumatera Selatan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Berdasarkan data ekspor Sumsel, nilai ekspor yang berasal dari Palembang mencapai US$1,69 miliar atau sekitar 42,43 persen dari total nilai ekspor Sumsel pada periode tersebut.

Kontribusi terbesar berikutnya berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebesar US$961,44 juta atau 24,14 persen, serta Kabupaten Lahat sebesar US$614,98 juta atau 15,44 persen.

Jika digabungkan, ketiga daerah tersebut menyumbang sekitar 82,01 persen terhadap total nilai ekspor Sumatera Selatan.

Dominasi tiga wilayah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekspor Sumsel masih terkonsentrasi pada sejumlah daerah dengan komoditas dan aktivitas ekonomi yang berperan besar terhadap perdagangan luar negeri.

Boom Baru Jadi Jalur Utama Ekspor

Dari sisi jalur pengiriman, sebagian besar komoditas ekspor Sumsel juga diberangkatkan melalui pelabuhan yang berada di dalam provinsi.

Pada Agustus 2026, Pelabuhan Boom Baru menjadi jalur utama dengan nilai ekspor mencapai US$487,90 juta atau 76,76 persen.

Baca Juga: 3 AC Outdoor Toko di Jakabaring Raib, Pelaku Diduga Naik Pakai Tangga

Baca Juga: 3 AC Outdoor Toko di Jakabaring Raib, Pelaku Diduga Naik Pakai Tangga

Selanjutnya, ekspor melalui Pelabuhan Sei Gerong tercatat US$100,52 juta atau 15,81 persen. Sementara Pelabuhan Plaju menyumbang US$6,96 juta atau 1,09 persen.

Dengan demikian, tiga pelabuhan utama di Sumsel tersebut menjadi bagian terbesar dari aktivitas pengiriman ekspor selama Agustus.

Sebagian Ekspor Dikirim Lewat Luar Sumsel

Meski mayoritas ekspor dikirim melalui pelabuhan di Sumsel, sebagian komoditas juga dimuat melalui fasilitas transportasi di luar provinsi.

Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan dan bandara di luar Sumsel mencapai US$40,22 juta atau 6,33 persen pada Agustus 2026.

Pengiriman tersebut antara lain melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebesar US$38,32 juta, Pelabuhan Jambi US$1,69 juta, Tanjung Perak US$0,04 juta, serta Bandara Soekarno-Hatta US$0,16 juta.

Secara keseluruhan, 92,64 persen barang ekspor Sumsel dimuat melalui pelabuhan atau bandara yang berada di dalam wilayah Sumatera Selatan, sedangkan sisanya menggunakan fasilitas pengiriman di luar provinsi.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas logistik ekspor Sumsel masih bertumpu pada infrastruktur pelabuhan dan bandara yang berada di wilayah provinsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia