Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang, Pesawat Sempat Kembali ke Jakarta

AKURAT.CO SUMSEL Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (25/9/2026).
Jarak pandang yang turun hingga sekitar 700 meter membuat pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 922 rute Jakarta-Palembang tidak dapat melanjutkan proses pendaratan.
Pesawat yang dijadwalkan tiba di Palembang pukul 09.40 WIB tersebut akhirnya melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal di Jakarta.
Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Basthonie mengatakan, pesawat tersebut sempat mengalami perubahan estimasi waktu kedatangan menjadi pukul 09.57 WIB setelah memutuskan kembali ke Jakarta.
“Super Air Jet yang semestinya tiba pukul 09.40 WIB mengalami perubahan estimasi kedatangan menjadi pukul 09.57 WIB karena berstatus Return to Base (RTB) dan kembali ke Jakarta karena tidak dapat melanjutkan proses pendaratan di Bandara SMB II,” kata Nidia dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Dari 563 Ide, BOS A TO Z Terpilih Jadi Grand Champion SRINOVA 2026
Gangguan akibat jarak pandang rendah juga berdampak pada sejumlah penerbangan lain di Bandara SMB II.
Nidia menyebut terdapat tiga penerbangan keberangkatan yang terdampak kondisi kabut asap. Ketiganya yakni Super Air Jet IU 923 tujuan Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.20 WIB, Garuda Indonesia GA 109 tujuan Jakarta pukul 12.20 WIB, serta Super Air Jet IU 879 tujuan Jakarta pukul 12.30 WIB.
Selain itu, tiga penerbangan kedatangan turut terdampak. Selain IU 922, terdapat Garuda Indonesia GA 104 dari Jakarta dengan jadwal tiba pukul 11.35 WIB dan Super Air Jet IU 878 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 11.50 WIB.
“Kondisi jarak pandang yang terbatas membuat penerbangan terganggu. Karena pagi tadi hanya 700 meter,” ujar Nidia.
Gangguan penerbangan terjadi saat kabut asap masih cukup tebal pada pagi hari. Namun, kondisi tersebut mulai berkurang menjelang siang.
Jarak pandang di sekitar Bandara SMB II kemudian membaik hingga memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.
Nidia memastikan kondisi terkini sudah memungkinkan operasional penerbangan kembali berjalan.
“Untuk saat ini, kondisi jarak pandang sudah aman untuk operasional penerbangan,” katanya.
Meski demikian, kondisi kabut asap akibat karhutla masih menjadi perhatian karena jarak pandang dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan sebaran asap di sekitar wilayah Palembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 5BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 6HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 7Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 8Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








