Sumsel

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang, Pesawat Sempat Kembali ke Jakarta

Kurnia | 25 September 2026, 18:15 WIB
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Palembang, Pesawat Sempat Kembali ke Jakarta
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (25/9/2026).

Jarak pandang yang turun hingga sekitar 700 meter membuat pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 922 rute Jakarta-Palembang tidak dapat melanjutkan proses pendaratan.

Pesawat yang dijadwalkan tiba di Palembang pukul 09.40 WIB tersebut akhirnya melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal di Jakarta.

Humas Bandara SMB II Palembang Nidia Basthonie mengatakan, pesawat tersebut sempat mengalami perubahan estimasi waktu kedatangan menjadi pukul 09.57 WIB setelah memutuskan kembali ke Jakarta.

“Super Air Jet yang semestinya tiba pukul 09.40 WIB mengalami perubahan estimasi kedatangan menjadi pukul 09.57 WIB karena berstatus Return to Base (RTB) dan kembali ke Jakarta karena tidak dapat melanjutkan proses pendaratan di Bandara SMB II,” kata Nidia dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Dari 563 Ide, BOS A TO Z Terpilih Jadi Grand Champion SRINOVA 2026

Gangguan akibat jarak pandang rendah juga berdampak pada sejumlah penerbangan lain di Bandara SMB II.

Nidia menyebut terdapat tiga penerbangan keberangkatan yang terdampak kondisi kabut asap. Ketiganya yakni Super Air Jet IU 923 tujuan Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 10.20 WIB, Garuda Indonesia GA 109 tujuan Jakarta pukul 12.20 WIB, serta Super Air Jet IU 879 tujuan Jakarta pukul 12.30 WIB.

Selain itu, tiga penerbangan kedatangan turut terdampak. Selain IU 922, terdapat Garuda Indonesia GA 104 dari Jakarta dengan jadwal tiba pukul 11.35 WIB dan Super Air Jet IU 878 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba pukul 11.50 WIB.

“Kondisi jarak pandang yang terbatas membuat penerbangan terganggu. Karena pagi tadi hanya 700 meter,” ujar Nidia.

Gangguan penerbangan terjadi saat kabut asap masih cukup tebal pada pagi hari. Namun, kondisi tersebut mulai berkurang menjelang siang.

Jarak pandang di sekitar Bandara SMB II kemudian membaik hingga memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.

Nidia memastikan kondisi terkini sudah memungkinkan operasional penerbangan kembali berjalan.

“Untuk saat ini, kondisi jarak pandang sudah aman untuk operasional penerbangan,” katanya.

Meski demikian, kondisi kabut asap akibat karhutla masih menjadi perhatian karena jarak pandang dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan sebaran asap di sekitar wilayah Palembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia