Sumsel

Jelang Akhir Tahun Inflasi di Palembang Meningkat, Ini Kata Deputi Bank Indonesia

Muhammad Husni Mushonifi | 29 November 2023, 13:59 WIB
Jelang Akhir Tahun Inflasi di Palembang Meningkat, Ini Kata Deputi Bank Indonesia

AKURAT.CO SUMSEL Inflasi Kota Palembang terus meningkat menjelang akhir tahun. Padahal, pemerintah menargetkan inflasi tidak lebih dari 4 persen.

Oleh karena itu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Pemkot Palembang mengadakan pertemuan untuk menemukan cara menekan inflasi.

Deputi Bank Indonesia Sumsel, Nur Cahyo mengatakan menjelang akhir tahun, inflasi di Palembang mengalami peningkatan yang signifikan. Ini terjadi tidak hanya di Palembang tetapi juga di daerah lain di Indomesia.

"Hampir semua kota mengalami inflasi, maka perlu waspada," ujarnya, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, karena inflasi menunjukkan adanya pergerakan, daya beli, dan pertumbuhan ekonomi, inflasi bukan sesuatu yang buruk.

"Pemerintah telah menetapkan bahwa inflasi tidak boleh lebih dari 4 persen, maka pemerintah menjaga agar inflasi tersebut tidak boleh lebih dari 4 persen, maka ini yang perlu dijaga agar inflasi terjaga," jelasnya.

Dia menyatakan bahwa inflasi Kota Palembang saat ini mencapai 2,94 persen dan dia memperkirakan akan ada kenaikan harga atau inflasi pada akhir tahun ini.Baca Juga: ASN Dilarang Cawe-Cawe, Sekda Sumsel: Kalau Mau Ikut-Ikutan Ya Ikut Parpol Saja Jangan Jadi ASN

"Saat ini terjadi tren peningkatan harga, yang juga terjadi tahun lalu. Untuk itu harus berhati-hati agar harga tidak meningkat pada bulan November dan Desember," ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan tracking yang dilakukan bank Indonesia bahwa pada Oktoher sudah terjadi peningkatan harga.

Begitupun pada November dan Desember bahwa komoditi yang cenderung mengalami peningkatan. Terutama yakkni cabai merah, cabai rawit, tempe dan tahu karena bahan dasar keledai impor mengalami peningkatan dan juga gula pasir.

Untuk menekan inflasi, perlu upaya nyata yang berkonsentrasi pada menjaga pasokan dan ketersediaan pangan.

Empat upaya yang dapat dilakukan adalah ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga di mana tidak ada perbedaan harga, dan terakhir, komunikasi efektif antara berbagai pihak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.