Beras 10 Kg Langka di Pasar Lemabang Palembang, Warga Beralih ke Kemasan 5 Kg

AKURAT.CO SUMSEL Setelah sebelumnya beras kemasan 5 kilogram (kg) dari sejumlah merek premium sulit ditemukan, kini giliran beras kemasan 10 kg yang mengalami kelangkaan di Pasar Lemabang, Palembang.
Kelangkaan tersebut terlihat di sejumlah toko sembako di Pasar Lemabang, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (26/8/2026).
Sejumlah pedagang mengaku stok beras 10 kg sudah lama tidak tersedia. Beras yang masih dijual di beberapa toko merupakan stok lama dengan harga yang telah mengalami kenaikan.
Sementara itu, beras kemasan 5 kg mulai kembali tersedia. Salah satunya beras Slyp Super yang dijual sekitar Rp85 ribu per kemasan.
Beras SPHP yang merupakan program pemerintah juga tersedia dengan harga Rp62 ribu untuk kemasan 5 kg.
Pedagang Pasar Lemabang, Darman, mengatakan kelangkaan beras kemasan 10 kg mulai dirasakan sekitar satu bulan terakhir.
Menurutnya, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan penyesuaian harga dari pihak pabrik. Setelah harga disesuaikan, pasokan baru biasanya kembali didistribusikan ke pasar.
Baca Juga: Jambret Tas Berisi iPhone 13 dan Uang Rp800 Ribu Ditangkap, Pelaku Tertunduk di Hadapan Polisi
"Biasanya beras ini langka karena ada penyesuaian harga dari pabrik. Seperti beras 5 kg, sebelumnya Rp75 ribu, sekarang naik menjadi sekitar Rp80-85 ribu," kata Darman.
Ia mencontohkan beras merek Topi Koki yang kini dijual sekitar Rp160 ribu per kemasan. Sebelumnya, harga beras tersebut berada di kisaran Rp150 ribuan.
Kelangkaan beras 10 kg membuat sebagian masyarakat mengubah pola belanja. Mereka memilih membeli beras dalam kemasan 5 kg atau membeli beras premium secara eceran.
Pedagang lainnya, Nana, mengatakan stok beras 10 kg sudah cukup lama kosong di tokonya.
Kondisi itu membuatnya memperbanyak stok beras SPHP kemasan 5 kg karena permintaannya meningkat.
"SPHP sering masuk di sini, seminggu sekali masuk, jadi stok tetap ada," ujar Nana.
Menurut Nana, beras SPHP kemasan 5 kg dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp62 ribu.
Beras tersebut cukup diminati masyarakat karena harga beras premium mengalami kenaikan.
"Ini dijual sesuai HET dari pemerintah, Rp62 ribu per 5 kg. Masih banyak juga yang beli karena beras premium naik," katanya.
Kelangkaan beras 10 kg terjadi ketika harga sejumlah beras premium juga mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat konsumen, terutama ibu rumah tangga, semakin terbebani.
Sulastri, salah seorang ibu rumah tangga, mengaku kesulitan mengatur pengeluaran rumah tangga akibat harga kebutuhan pokok yang terus berubah.
"Sudah tidak tahu lagi mau bicara apa. Beras 5 kg mahal, beras 10 kg langka. Pengen jerit rasanya kalau lihat keuangan yang semakin tipis dan di dapur juga tipis," keluh Sulastri.
Ia juga mengaku kerap kesulitan mendapatkan beras SPHP karena stoknya cepat habis setelah masuk ke pasar.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat harus membeli beras premium secara eceran dengan harga sekitar Rp15.500 per kg.
"Terkadang kita ada duit, tapi beras SPHP kosong karena sudah dibeli. Jadi kita beli yang premium per kilo. Berharap nanti saat pegang uang lagi ada beras SPHP," ujarnya.
Sulastri berharap pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi pasokan beras, terutama beras kemasan 10 kg di Sumsel.
Menurut dia, kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena Sumsel dikenal sebagai salah satu daerah penghasil beras.
Ia juga berharap pemerintah mendorong Bulog memperluas distribusi beras SPHP hingga ke pasar-pasar kecil sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
"Kita harap beras itu jangan langka. Beras wajib ada di dapur. Kalau langka bagaimana kita makan? Tidak mungkin kita makan gandum atau kembali ke zaman dahulu makan singkong," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 3Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 4Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 5BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Sumsel Akan Dilanda Hujan Hari Ini
- 6Penggerebekan Narkoba di Lorong Jayalaksana Palembang, Polisi Sita 4 Paket Sabu
- 7Sinopsis dan Daftar Pemain Bapak Paling Jujur, Tayang Mulai 15 Oktober 2026
- 85 Ramalan Zodiak Akhir Pekan, Saatnya Bersantai dan Menata Kembali Prioritas
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









