Sumsel

Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Kejadian

Deny Wahyudi | 24 Agustus 2026, 12:17 WIB
Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Kejadian
Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 2 Km dari Lokasi Kejadian

AKURAT.CO SUMSEL Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari satu hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Taufik Hidayat (28), korban yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Jasad korban ditemukan mengapung di tengah Sungai Musi, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan operasi pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan kejadian pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

“Setelah menerima informasi, kami langsung memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian. Operasi SAR dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait dengan menyisir area sungai yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam,” ujar Raymond.

Baca Juga: Mudah dan Gratis, Ini Cara Cek Hotspot Karhutla Lewat Ponsel

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 16.10 WIB. Saat itu, Tugboat (TB) Baruna 2 tiba di sekitar perairan Pulau Salahnama untuk melakukan transfer tiga anak buah kapal (ABK) menuju tongkang yang akan bergerak ke arah Pulau Kemaro.

Taufik menjadi ABK pertama yang berpindah dari tugboat menuju tongkang. Namun, saat proses perpindahan, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke Sungai Musi.

Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan ring buoy ke arah korban. Namun, korban kemudian tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan sungai.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud dan masyarakat kemudian melakukan pencarian dengan menyisir permukaan Sungai Musi serta memantau sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya korban.

Setelah pencarian dilakukan, korban akhirnya ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Jasad korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk proses lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Raymond menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan,” tuturnya.

Kantor SAR Palembang juga mengingatkan para pekerja maupun pengguna transportasi sungai agar tidak mengabaikan perlengkapan keselamatan, terutama saat melakukan perpindahan dari satu kapal ke kapal lainnya.

Penggunaan life jacket atau pelampung dinilai penting untuk mengantisipasi risiko kecelakaan di perairan. Selain itu, kondisi cuaca, arus sungai dan kondisi kapal juga perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan mengabaikan penggunaan alat keselamatan, karena kondisi di perairan dapat berubah sewaktu-waktu,” pungkas Raymond.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia