Sumsel

Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Jasad Arman Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan

Deny Wahyudi | 21 Agustus 2026, 17:41 WIB
Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Jasad Arman Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan
Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Jasad Arman Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan

AKURAT.CO SUMSEL Pencarian terhadap Arman Alfarizi (37), warga Gandus, Palembang, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi akhirnya membuahkan hasil.

Setelah tiga hari menjadi pencarian tim SAR gabungan, jasad Arman ditemukan dalam kondisi mengapung di perairan Sungai Musi, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, Jumat (21/8/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.48 WIB oleh warga yang ikut membantu proses pencarian.

Lokasi penemuan jasad disebut tidak jauh dari titik Arman diduga terjatuh ke sungai setelah perahu getek yang ditumpanginya mengalami insiden dengan sebuah speedboat.

"Ada warga yang menemukan jasad adik tadi pagi, masih dulur (kerabat) kami juga. Ditemukan tidak jauh dari lokasi tempat dia jatuh, dekat dermaga PT Hoktong," ujar kakak korban, Sirot (46).

Setelah ditemukan, jasad Arman langsung dievakuasi oleh tim SAR dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Baca Juga: Perahu Ditabrak Speedboat di Sungai Musi Palembang, Arman Tenggelam dan Belum Ditemukan

Pantauan di RS Bhayangkara, proses pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan tim forensik. Kakak korban juga terlihat menunggu proses tersebut dengan didampingi anggota Ditpolairud Polda Sumsel.

Arman sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Musi pada Rabu (19/8/2026) malam.

Informasi yang diterima keluarga menyebutkan, saat kejadian Arman baru saja mengantar tiga rekannya menyeberangi Sungai Musi menggunakan perahu.

Setelah mengantarkan mereka, Arman kemudian bermaksud kembali. Namun, ketika berada di tengah sungai, perahunya diduga ditabrak speedboat yang melaju.

Benturan tersebut membuat Arman terjatuh ke sungai hingga akhirnya tenggelam.

Sirot mengatakan pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan tersebut. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian.

"Kalau dengar ceritanya seperti itu. Masih diselidiki oleh polisi, kami sudah diarahkan membuat laporan di Ditpolairud Polda Sumsel," katanya.

Kepergian Arman meninggalkan duka bagi keluarganya. Sehari-hari, korban bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sirot mengatakan adiknya biasa bekerja sebagai buruh bangunan, bertani hingga mencari ikan di Sungai Musi.

"Kadang kerja bangunan, kadang nyari ikan, kalau sekarang lagi bertani dia. Anak dan istrinya ada di rumah, tidak kuat jadi saya saja yang kesini," ungkapnya.

Arman diketahui telah berkeluarga dan memiliki dua anak.

Sirot mengaku sempat merasakan kegelisahan beberapa hari sebelum kabar nahas tersebut datang. Ia menyadari Arman sudah beberapa hari tidak menghubunginya melalui telepon.

"Mimpi juga tidak. Hanya saja sekitar seminggu lalu, saya buka HP lihat foto WhatsApp dia kok sudah berapa hari tidak telepon-telpon. Biasanya ada lah sekali-sekali telepon," tuturnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Arman rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Soak Bujang, Gandus, Palembang.

"Dikubur di Gandus kalau di sini sudah selesai," kata Sirot.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia