Sumsel

Perahu Ditabrak Speedboat di Sungai Musi Palembang, Arman Tenggelam dan Belum Ditemukan

Deny Wahyudi | 20 Agustus 2026, 16:14 WIB
Perahu Ditabrak Speedboat di Sungai Musi Palembang, Arman Tenggelam dan Belum Ditemukan
Tim SAR saat melakukan pencarian

AKURAT.CO SUMSEL Suasana Sungai Musi di kawasan Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, mendadak berubah mencekam setelah sebuah perahu ditabrak speedboat pada Rabu (19/8/2026) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pria bernama Arman Alfarizi (37) terjatuh ke Sungai Musi dan hingga Kamis (20/8/2026) masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Arman diketahui merupakan warga Jalan Lettu Karim Kadir, RT 22/RW 03, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, Arman sedang menjaga sawah yang berada di seberang Sungai Musi.

Sebelumnya, Arman mengantar tiga orang rekannya menyeberangi sungai menggunakan perahu. Setelah ketiga rekannya tiba, Arman kemudian bermaksud kembali menuju sawah.

Namun, ketika perahu berada di tengah Sungai Musi, sebuah speedboat yang melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba menabrak perahu yang ditumpangi Arman.

Benturan keras membuat Arman terpental hingga jatuh ke sungai. Korban kemudian tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Palembang pada Kamis sekitar pukul 07.30 WIB. Tim SAR langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, pencarian terhadap korban kini memasuki hari kedua.

Baca Juga: Kepergok Curi HP di Seberang Ulu Palembang, Pria Ini Diamankan Warga

“Hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan operasi SAR. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Raymond.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan menyisir permukaan Sungai Musi secara visual dengan luas area pencarian sekitar 5 kilometer persegi.

Pencarian melibatkan personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, Damkar, PMPB, PMI, serta masyarakat sekitar.

Petugas menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat untuk menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban tenggelam.

Jika kondisi di lapangan memungkinkan, tim SAR juga akan melakukan penyelaman di titik-titik tertentu yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban.

Raymond mengatakan, operasi pencarian akan terus dilakukan dan dievaluasi berdasarkan perkembangan di lapangan.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berada di perairan pada malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan. Gunakan alat keselamatan seperti pelampung, hindari beraktivitas di sungai dalam kondisi cuaca atau visibilitas yang tidak mendukung, dan selalu memperhatikan kondisi serta lalu lintas perairan di sekitar,” katanya.

Hingga Kamis, Arman masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dengan harapan korban segera ditemukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia