Sumsel

Polisi Ingatkan Warga Palembang Waspadai Modus Minta Sumbangan Renovasi Masjid, Dua Pria Sempat Diamankan Warga

Deny Wahyudi | 21 Juli 2026, 16:30 WIB
Polisi Ingatkan Warga Palembang Waspadai Modus Minta Sumbangan Renovasi Masjid, Dua Pria Sempat Diamankan Warga
Polisi Ingatkan Warga Palembang Waspadai Modus Minta Sumbangan Renovasi Masjid, Dua Pria Sempat Diamankan Warga

AKURAT.CO SUMSEL Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi dugaan penipuan berkedok penggalangan dana renovasi masjid.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul diamankannya dua pria oleh warga di kawasan Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Peristiwa itu terjadi di RT 24 RW 05, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, saat dua pria diduga mendatangi rumah-rumah warga dengan alasan mengumpulkan sumbangan untuk renovasi masjid.

Kecurigaan warga muncul karena kedua pria tersebut disebut tidak memiliki pemberitahuan maupun izin dari pengurus lingkungan setempat. Warga kemudian mengamankan keduanya sebelum akhirnya persoalan tersebut ditangani aparat.

Dalam video yang beredar, kedua pria itu tampak mendapat sanksi sosial dari warga dengan diminta membuka baju dan berjalan sambil membungkukkan badan.

Baca Juga: Kepergok Curi Kabel Listrik, Pria di Palembang Diamankan Warga lalu Diserahkan ke Polisi

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Kalidoni AKP Junardi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang atau kelompok yang datang meminta sumbangan tanpa sepengetahuan pengurus RT, RW, maupun pemerintah setempat.

"Kami mengimbau warga Kecamatan Kalidoni agar berhati-hati terhadap orang atau kelompok yang meminta sumbangan tanpa pemberitahuan kepada pemerintah atau pengurus lingkungan setempat," kata Junardi, Selasa (21/7/2026).

Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas serupa agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

"Jika menemukan kejadian seperti itu, segera laporkan kepada aparat setempat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Junardi menjelaskan, setelah video tersebut viral, personel Bhabinkamtibmas telah mendatangi lokasi untuk melakukan mediasi dan menyelesaikan persoalan bersama para pihak.

"Anggota Bhabinkamtibmas sudah turun ke lokasi. Permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan Ketua RT dan Ketua RW setempat," jelasnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar memastikan legalitas setiap kegiatan penggalangan dana yang dilakukan dari rumah ke rumah.

Apabila terdapat keraguan, warga disarankan meminta identitas, surat tugas, atau melakukan konfirmasi kepada pengurus lingkungan sebelum memberikan sumbangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia