Herman Deru ke Gibran: Tol Palembang-Betung Harus Cepat Rampung, Jalintim Macet Setiap Hari

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta percepatan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jembatan Musi V, Kamis (16/7/2026).
Menurut Herman Deru, keberadaan tol tersebut menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurai kemacetan yang hampir setiap hari terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, terutama pada jalur dari Pangkalan Balai menuju Kota Palembang.
"Kalau jalan tol ini tidak segera selesai, kita bisa terkunci kemacetan," kata Herman Deru di hadapan Wakil Presiden Gibran saat peninjauan berlangsung.
Ia menjelaskan, beban kendaraan di Jalintim terus meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas distribusi logistik di kawasan tersebut.
Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Musi V, Tol Palembang-Betung Dibidik Beroperasi Saat Nataru
Kondisi semakin diperparah dengan adanya pekerjaan perbaikan jalan di beberapa titik yang menyebabkan antrean kendaraan mengular.
"Setiap hari dari arah Pangkalan Balai menuju Palembang terjadi kemacetan. Apalagi sekarang ada pekerjaan perbaikan jalan di KM 17, tentu kepadatan kendaraan semakin terasa," ujarnya.
Menurut Herman Deru, Tol Palembang–Betung akan menjadi salah satu solusi utama dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur nasional tersebut sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan.
Ia menilai posisi strategis Palembang sebagai simpul berbagai ruas jalan tol membuat keberadaan Tol Palembang–Betung semakin penting untuk segera diselesaikan.
"Tol Palindra dan Tol Kapal Betung semuanya bermuara ke Palembang. Karena itu, Tol Palembang–Betung menjadi bagian penting dari jaringan konektivitas di Sumsel," katanya.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga meninjau pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi bagian dari ruas Tol Palembang–Betung. Jembatan sepanjang 1,8 kilometer tersebut menjadi salah satu infrastruktur utama dalam proyek jalan tol tersebut sekaligus masuk dalam jajaran jembatan tol terpanjang di Indonesia.
Sementara itu, Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, mengatakan progres pembangunan terus dipercepat dan ditargetkan dapat difungsikan secara terbatas pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
"Jembatan Musi V sudah menjalani uji beban dan telah dinyatakan laik. Insyaallah pada masa Nataru nanti ruas ini sudah dapat difungsikan," ujarnya.
Ia menambahkan, dibandingkan tahun lalu, progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.
Jika sebelumnya struktur jembatan belum tersambung, kini konstruksi utama telah menyatu dan hanya menyisakan pekerjaan penyelesaian akhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Daftar Kasus yang Pernah Ditangani Kamarudin Simanjutak: Korupsi E-KTP Sampai Pembunuhan Brigadr J
- 2Mutasi Pejabat Polrestabes Palembang, Kasatresnarkoba hingga Kapolsek Sako Berganti
- 3Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 5Update Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 7BMKG Prediksi Hujan Merata di Sumsel Mulai Pertengahan November 2026
- 8Ramalan Zodiak Libra Hari Ini, Senin 19 Oktober 2026: Asmara Harmonis, Keuangan Perlu Dijaga
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









