Tokoh Agama hingga Aktivis di Palembang Sampaikan Aspirasi Penolakan LGBT

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah tokoh agama, seniman, aktivis, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas di Kota Palembang menyampaikan aspirasi terkait penolakan terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).
Berbagai organisasi dan komunitas yang menyatakan dukungan agar Pemerintah Kota Palembang menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang berkembang di masyarakat.
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan, Badarudin, mengatakan kegiatan itu menjadi ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyampaikan pandangan terkait isu LGBT yang dinilai tidak sejalan dengan ajaran agama dan nilai-nilai yang dianut masyarakat setempat.
Menurutnya, hasil diskusi dan aspirasi yang muncul dalam forum tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
"Kami berharap Palembang tetap menjadi kota yang menjunjung nilai-nilai religius. Aspirasi yang disampaikan berasal dari berbagai unsur masyarakat dan akan diteruskan kepada pemerintah daerah," ujarnya.
Badarudin menyebut Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Selatan turut mendukung penyampaian aspirasi tersebut. Ia berharap usulan penyusunan Perwali dapat menjadi langkah awal bagi pembahasan regulasi yang lebih luas melalui mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kawan Lamo, Fitriansyah, mengatakan forum digelar sebagai respons terhadap berbagai diskusi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pemuda, seniman, dan aktivis.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menghimpun pandangan dari berbagai kelompok masyarakat untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah sebagai bagian dari aspirasi publik.
"Forum ini menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat agar dapat menjadi perhatian bersama," katanya.
Fitriansyah juga mengapresiasi partisipasi puluhan organisasi, komunitas, dan lembaga yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu yang dibahas.
Hal senada disampaikan Ketua Dewan Kesenian Palembang, M. Nasir. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal aspirasi yang telah disampaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 3Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 4Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 5Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 Oktober 2026: Ada yang Dapat Kabar Baik, Ada yang Harus Hati-hati
- 7Kabut Asap Makin Parah, Hari ini Mahasiswa Sumsel Akan Demo di Kantor Gubernur
- 8Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang Perbesar Kolam Retensi Simpang Polda untuk Tekan Genangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









