Cegah Insiden Terulang, Pemprov Sumsel Batasi Kapal Tongkang di P6 Lalan

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin resmi memperketat lalu lintas sungai di sekitar proyek pembangunan Jembatan P6 Lalan, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin.
Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya insiden tabrakan tongkang yang sempat merobohkan jembatan pada Agustus 2024 lalu.
Selama proses pembangunan berlangsung, hanya tongkang berukuran maksimal 210 hingga 230 kaki yang diizinkan melewati jalur sungai tersebut.
Tak hanya itu, aturan juga diperketat untuk kapal tunda atau tugboat yang mendampingi tongkang.
Tugboat diwajibkan memiliki tenaga minimal 2.200 horsepower (HP) agar mampu bermanuver dengan aman saat melintasi area konstruksi.
Kapal yang tidak memenuhi standar tersebut dipastikan tidak akan mendapat izin melintas di kawasan pembangunan jembatan.
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam proyek pembangunan Jembatan P6 Lalan. Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan dari aktivitas pelayaran.
“Kita tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi. Keselamatan masyarakat dan kelancaran pembangunan harus dijaga bersama,” ujar Herman Deru.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet mengatakan masyarakat Kecamatan Lalan sangat berharap jembatan tersebut segera rampung karena akses transportasi darat warga sudah cukup lama terganggu.
Ia menilai keberadaan Jembatan P6 Lalan sangat vital untuk mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
“Warga ingin akses kembali normal. Karena itu pembangunan harus benar-benar dijaga agar tidak ada gangguan yang membahayakan konstruksi,” katanya.
Selain pembatasan tongkang, pemerintah juga meminta Badan Usaha Pelabuhan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang memperketat pengawasan lalu lintas sungai di sekitar proyek.
Seluruh standar operasional prosedur (SOP) pelayaran diminta diterapkan secara disiplin demi memastikan pembangunan Jembatan P6 Lalan dapat selesai tepat waktu dan aman dari potensi kecelakaan sungai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 3Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 4Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 5BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Sumsel Akan Dilanda Hujan Hari Ini
- 6Penggerebekan Narkoba di Lorong Jayalaksana Palembang, Polisi Sita 4 Paket Sabu
- 7Sinopsis dan Daftar Pemain Bapak Paling Jujur, Tayang Mulai 15 Oktober 2026
- 85 Ramalan Zodiak Akhir Pekan, Saatnya Bersantai dan Menata Kembali Prioritas
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








