Jelang Idul Adha, Warga Sumsel Diminta Tak Beli Hewan Kurban di Pinggir Jalan

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi resmi dan menghindari kandang dadakan yang berjualan di pinggir jalan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Penjualan hewan kurban secara terbuka dinilai berisiko terhadap kesehatan hewan serta dapat mengganggu lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, mengatakan hewan kurban yang dibeli masyarakat sebaiknya berasal dari tempat penjualan resmi yang sudah memenuhi standar kesehatan.
“Kami berharap masyarakat yang ingin berkurban membeli hewan di tempat resmi. Karena ini untuk ibadah, tentu hewan kurban yang dibeli harus memenuhi syarat dan layak,” ujar Ruzuan, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Sumsel Kebagian 18 Sapi Kurban Presiden, Bobotnya Fantastis
Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota memiliki kewenangan dalam melakukan penertiban terhadap kandang dadakan yang muncul menjelang Hari Raya Idul Adha.
Meski begitu, pihaknya tetap mengingatkan pedagang agar tidak menjual hewan kurban di bahu jalan atau lokasi terbuka yang tidak memenuhi standar kesehatan hewan.
Ruzuan mengatakan hewan yang dijual di pinggir jalan belum tentu telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara resmi.
Selain itu, kondisi pemeliharaan hewan juga sulit dipantau, mulai dari kebersihan kandang, kecukupan pakan dan air minum, hingga pengelolaan limbah kotoran hewan.
“Bukan menyudutkan pedagang di pinggir jalan, tetapi risiko penyakit pada sapi maupun kambing lebih besar jika penjualannya tidak terkontrol,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan kandang dadakan di pinggir jalan juga berpotensi mengganggu kenyamanan lingkungan dan pengguna jalan.
Karena itu, pemerintah terus melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada pedagang agar penjualan hewan kurban dilakukan di lokasi yang lebih layak dan aman.
Menurut Ruzuan, saat ini jumlah pedagang hewan kurban yang berjualan di jalan utama mulai berkurang setelah dilakukan sosialisasi dan pengawasan oleh pemerintah daerah.
Pemerintah berharap masyarakat semakin sadar pentingnya memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat agar ibadah kurban dapat berjalan dengan baik dan aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 3Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 4Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 5Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 Oktober 2026: Ada yang Dapat Kabar Baik, Ada yang Harus Hati-hati
- 7Kabut Asap Makin Parah, Hari ini Mahasiswa Sumsel Akan Demo di Kantor Gubernur
- 8Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang Perbesar Kolam Retensi Simpang Polda untuk Tekan Genangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









