Sumsel

Susu UHT Langka di Sumsel, Pelaku UMKM F&B Tertekan

Kurnia | 7 April 2026, 11:15 WIB
Susu UHT Langka di Sumsel, Pelaku UMKM F&B Tertekan

AKURAT.CO SUMSEL Kelangkaan susu murni jenis UHT mulai dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Selatan sejak pertengahan Ramadan hingga awal April 2026.

Kondisi ini berdampak langsung pada pelaku usaha sektor makanan dan minuman (food and beverage/F&B) yang bergantung pada susu sebagai bahan baku utama.

Ketua Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (Aspenku) Sumsel, Yus Elisa, mengatakan banyak anggotanya kesulitan memperoleh susu UHT di pasaran.

Selain stok yang terbatas, harga produk tersebut juga mengalami kenaikan cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Antisipasi Kemarau Panjang, BPBD Sumsel Petakan 12 Wilayah Rawan Karhutla

“Sebelumnya harga berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per liter, kini naik menjadi sekitar Rp23 ribu sampai Rp25 ribu, itu pun jika barang tersedia,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, kondisi ini menghambat produksi dan membuat pelaku usaha kesulitan memenuhi permintaan konsumen. Di sejumlah ritel modern, pembelian susu UHT bahkan dibatasi sehingga mempersempit akses bagi pelaku usaha.

Ia menjelaskan, lonjakan permintaan selama Ramadan sempat diduga menjadi penyebab utama kelangkaan. Namun hingga saat ini, distribusi belum kembali normal meski periode tersebut telah berlalu.

Pantauan di sejumlah ritel modern di Palembang menunjukkan produk susu UHT full cream ukuran satu liter sulit ditemukan. Sementara itu, susu kemasan kecil dan varian rasa masih relatif tersedia di pasaran.

Aspenku Sumsel meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan. Ketersediaan bahan baku dinilai krusial agar pelaku UMKM tetap dapat menjalankan usaha mereka.

Di tengah keterbatasan, pelaku usaha juga didorong untuk mencari alternatif dan berinovasi agar tetap bertahan dalam situasi yang belum menentu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia