Herman Deru Tegaskan PPPK Sumsel Aman dari PHK, Efisiensi Tak Ganggu Kesejahteraan ASN

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak akan berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Sumsel.
Deru menegaskan bahwa efisiensi harus dimaknai sebagai bentuk kontribusi aparatur sipil negara (ASN) kepada negara, bukan justru menimbulkan persoalan baru seperti meningkatnya angka pengangguran.
Ia memastikan, keberadaan PPPK di Sumatera Selatan tetap berlanjut dan menjadi bagian penting dari ASN.
“PPPK di Sumsel tetap berkelanjutan. Kita tidak akan melakukan efisiensi dengan cara merumahkan pegawai karena itu justru menimbulkan masalah baru,” tegasnya, Selasa (31/3/2026)
Herman Deru juga menyinggung adanya kebijakan di sejumlah daerah lain yang melakukan pengurangan tenaga PPPK dengan alasan efisiensi anggaran.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah BBM Pertamax Akan Naik Jadi Rp17.850 per Liter?
Namun, ia menegaskan langkah tersebut tidak akan diterapkan di Sumatera Selatan. Menurutnya, efisiensi masih bisa dilakukan di sektor lain tanpa harus mengorbankan tenaga kerja.
“Selama masih ada ruang efisiensi di bidang lain, tidak perlu mengambil langkah PHK. Dampaknya bisa luas terhadap ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain menjamin tidak ada PHK, Pemprov Sumsel juga memastikan tidak ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) maupun tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN.
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan pegawai di tengah isu efisiensi anggaran.
“Sumsel termasuk daerah yang tidak memotong TPP dan tukin. Jadi ASN harus tetap bekerja maksimal,” kata Herman Deru.
Dalam suasana halal bihalal, Gubernur mengajak seluruh ASN menjadikan momentum tersebut sebagai titik awal memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, serta respons cepat terhadap kebutuhan publik.
Menurutnya, efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas layanan, melainkan memastikan pembangunan tetap berjalan, khususnya di sektor prioritas seperti infrastruktur.
Herman Deru mengingatkan bahwa ASN harus menjadi panutan masyarakat dalam mendukung program pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









