Sumsel

Herman Deru Soroti Ketahanan Pangan di Tengah Stabilitas BBM di Sumsel

Kurnia | 30 Maret 2026, 13:00 WIB
Herman Deru Soroti Ketahanan Pangan di Tengah Stabilitas BBM di Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan kondisi bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Di tengah stabilitas tersebut, ia justru mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan sebagai isu yang lebih krusial.

Menurut Deru, hingga saat ini harga BBM di Indonesia belum mengalami lonjakan signifikan seperti yang terjadi di sejumlah negara lain.

Hal ini dinilai sebagai indikator bahwa pengelolaan energi nasional masih berjalan cukup baik.

“BBM kita masih aman dan terkelola. Indonesia bukan hanya pengimpor, tetapi juga produsen, meski tetap membutuhkan pasokan dari luar,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja Dipulangkan, Tiba Hari Ini

Meski demikian, Deru menilai ancaman yang lebih serius justru datang dari sektor pangan.

Ia menyebut krisis energi masih dapat diantisipasi melalui efisiensi penggunaan, sementara krisis pangan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Energi bisa kita hemat, tetapi kalau pangan terganggu, dampaknya bisa lebih berbahaya. Karena itu ketahanan pangan harus menjadi prioritas,” katanya.

Ia juga menekankan peran strategis Sumsel dalam mendukung stabilitas pangan nasional.

Dengan potensi pertanian yang dimiliki, daerah ini dinilai mampu menjadi salah satu penopang produksi beras, meski masih menghadapi sejumlah tantangan.

Deru mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengelolaan energi dan penguatan sektor pangan, terutama di tengah dinamika global yang terus berubah.

Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong upaya peningkatan produksi serta menjaga distribusi pangan agar tetap stabil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia