Kemarau Datang Lebih Cepat, Sumsel Siaga Karhutla Sejak Mei 2026

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026.
Puncaknya diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus, dengan risiko meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel, Wandayantolis, menyebutkan durasi kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup lama, yakni antara 7 hingga 15 dasarian atau sekitar 3–5 bulan.
“Ini menjadi perhatian serius karena potensi kekeringan dan karhutla cukup tinggi,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
BMKG mengidentifikasi dua Zona Musim (ZOM) yang berpotensi mengalami puncak kemarau lebih cepat, yakni ZOM 125 dan ZOM 135.
Baca Juga: Pemkab Empat Lawang Tegaskan Isu Open House di Hotel Mewah Hoaks, Ini Penjelasan Resminya
Wilayah yang masuk ZOM 125 meliputi Palembang, Musi Banyuasin, PALI, Muara Enim, dan Ogan Ilir. Sementara ZOM 135 mencakup Ogan Komering Ilir dan Ogan Komering Ulu Timur.
“Di dua zona ini, puncak kemarau bisa terjadi lebih awal sekitar satu bulan dibanding wilayah lain,” jelas Wandayantolis.
Sementara itu, wilayah Sumsel bagian tengah diprediksi akan mengalami kemarau lebih panjang. Durasi kemarau di kawasan ini bisa mencapai 13–15 dasarian.
Adapun wilayah yang termasuk dalam ZOM 137—seperti Pagar Alam, Lahat bagian selatan dan barat, sebagian Musi Rawas, serta Empat Lawang—diperkirakan mengalami puncak kemarau yang mundur dari biasanya.
“Puncaknya bisa terjadi sekitar Agustus atau bahkan lebih lambat,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sumsel turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi karhutla yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan bahwa kondisi tahun ini berpotensi diperparah oleh fenomena El Nino yang dapat meningkatkan suhu dan memperpanjang periode kering.
“Kami sudah memetakan wilayah rawan karhutla. Masyarakat diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 215 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 3Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 4iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 8Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









