Waspada Tren Kasus Campak di Sumsel, Orang Tua Diminta Segera Lengkapi Vaksinasi Anak

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan mengeluarkan imbauan tegas bagi para orang tua untuk segera melengkapi vaksinasi campak pada anak usia sembilan bulan ke atas.
Langkah ini diambil menyusul adanya tren kenaikan temuan kasus dan guna mengantisipasi risiko penularan massal, terutama di lingkungan sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Trisnawarman, mengungkapkan bahwa laporan kasus campak mulai muncul dalam beberapa bulan terakhir.
Fenomena ini diduga dipicu oleh faktor cuaca ekstrem serta siklus tahunan penyakit tersebut.
Trisnawarman menjelaskan bahwa penyakit campak atau morbili sering kali mengecoh karena gejala awalnya yang menyerupai Demam Berdarah Dengue (DBD).
Baca Juga: Kenapa Palembang Terasa Sangat Terik? Ini Penjelasan BMKG Soal Puncak Panas Maret 2026
“Penyakit ini memiliki gejala khas berupa demam tinggi selama beberapa hari yang mirip DBD. Namun bedanya, campak diikuti dengan munculnya ruam merah di seluruh permukaan kulit,” ujar Trisnawarman saat diwawancarai, Rabu (4/3/2026).
Ia menekankan bahwa virus ini sangat mudah menular melalui udara. Tanpa perlindungan imunisasi, kondisi fisik anak dapat mengalami penurunan drastis atau deteriorasi yang signifikan jika terpapar.
Dinkes Sumsel memberikan perhatian khusus pada interaksi di tingkat Sekolah Dasar (SD). Mobilitas dan interaksi fisik yang tinggi antar-siswa menjadikan sekolah sebagai titik rawan penularan massal.
“Jika sudah ada yang terpapar, penularan massal biasanya paling sering terjadi di tingkat SD. Oleh karena itu, vaksinasi adalah langkah paling efektif. Kalaupun anak tersebut tertular, kondisinya tidak akan parah jika sudah divaksin,” imbuhnya.
Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan gejala demam naik-turun pada anak. Trisnawarman meminta orang tua segera membawa buah hati ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan bintik-bintik merah di tubuh anak.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil LCGC Februari 2026, Ayla Termurah Rp140 Jutaan
“Kami harapkan kesadaran masyarakat meningkat untuk memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak. Jangan sampai dampak yang dialami anak menjadi lebih berat di kemudian hari hanya karena ketidaktahuan atau kelalaian vaksinasi,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Ramalan Zodiak Hari Ini 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru hingga Urusan Asmara
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 3Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Lengkap dengan Cara Membuatnya
- 4Bergerak Naik, Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 21 Oktober 2026
- 5Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 22 Oktober 2026: Karier, Cinta, dan Keuangan
- 6Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Penerima PKH BPNT di Sini
- 7Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026, Berlaku Golongan Subsidi dan Non Subsidi
- 8Ada Demo 2 Tahun Prabowo Gibran Hari Ini di Jakarta, Bawa 5 Tuntutan Karhutla Sampai Biaya Pendidikan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









