Sumsel

Tol Kapal Betung Ditargetkan Tersambung Tahun Ini, Pj Gubernur Sumsel Optimis Mengurai Kemacetan di Betung

Deni Hermawan | 22 Juli 2024, 12:00 WIB
Tol Kapal Betung Ditargetkan Tersambung Tahun Ini, Pj Gubernur Sumsel Optimis Mengurai Kemacetan di Betung


AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Elen Setiadi, kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Kayu Agung - Palembang - Betung (Kapal Betung).

Dalam kunjungan kerjanya, Elen Setiadi mengunjungi proyek tersebut di KM-64 dan menyatakan optimisme bahwa ruas tol KAPB Tahap-2 STA 42+500 hingga 111+690 dapat difungsionalkan pada tahun ini.

Ia menyebutkan bahwa jika ruas ini selesai, tol tersebut akan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Betung.

Namun, Elen mengakui adanya beberapa kendala yang menghambat kelanjutan pembangunan. Masalah utama yang dihadapi adalah pembebasan lahan yang masih menemui penolakan dari masyarakat sekitar.

Selain itu, persoalan terkait interchange di Pangkalan Balai yang berkaitan dengan pipa Pertagas juga menjadi perhatian.

“Untuk mengantisipasi kerawanan sosial, kami sudah meminta bantuan hukum dari Kajati dan berkoordinasi dengan Polda,” ujar Elen Minggu (21/7/2024).

Ia juga menegaskan bahwa exit interchange Pangkalan Balai akan segera diselesaikan agar pembangunan dari titik 96 ke titik 111 bisa dipercepat.

Dalam hal ini, Elen optimis bahwa koordinasi dengan Pemkab Banyuasin dapat menyelesaikan masalah tanah tanpa harus membangun jembatan terlebih dahulu.

Elen menjelaskan bahwa dengan selesainya sekitar 70 km tol, yang exit-nya berada di Betung melewati simpang Y (tugu Polwan), kemacetan di simpang tersebut dapat terurai.

“Simpang Y itu sumber kemacetan. Jika tol ini dioperasionalkan sampai ke exit-nya, interchange Betung, InshaAllah akan lancar dan sangat membantu masyarakat mengurangi kemacetan,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Sumsel berupaya mendorong pihak terkait seperti HK, PUPR, ATR, KLHK, dan lain-lain agar semua kendala bisa diselesaikan pada tahun 2024.

Elen menambahkan bahwa koordinasi akan dilakukan dari Betung ke Bayung Lencir, serta peninjauan ulang kondisi saat ini. Rapat untuk Penlok baru akan segera digelar karena adanya perubahan trase.

Secara hukum, trase ini sudah kuat dan akan dicek ulang. Elen menyebutkan akan berkoordinasi dengan Pj Muba untuk pembebasan lahan agar dapat dilakukan pembangunan.

"Kita ditunggu oleh Jambi agar bisa tersambung," ungkap Elen.

Dari segi teknis, pembangunan ini telah mencapai 75 persen sesuai arahan Presiden. Elen menyatakan akan melakukan percepatan pembangunan agar tol dapat tersambung pada tahun 2024.

“Operasionalnya nanti akan permanen untuk mengurai kemacetan sesuai dengan standar keselamatan dan sertifikat kelayakan jalan dari PUPR,” tambah Elen.

Selain meninjau progres pembangunan di KM-64, Elen juga memantau pekerjaan Jembatan Musi pada Jalan Tol Kapal Betung dari STA 49+681 hingga STA 51+365. *

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto