Sumatera Selatan Catat Inflasi Terendah di 2024, Pj Gubernur Elen Setiadi Apresiasi Upaya Bersama

AKURAT.CO SUMSEL Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), inflasi di provinsi ini pada bulan Desember 2024 tercatat cukup stabil. Inflasi m-to-m tercatat sebesar 0,50%, inflasi y-on-y sebesar 1,20%, dan inflasi y-to-d juga 1,20%.
Angka inflasi ini menempatkan Sumsel pada peringkat kedelapan inflasi terendah di Indonesia, di bawah rata-rata nasional yang berada pada angka 1,57%.
Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi memberikan apresiasi kepada semua pihak, termasuk jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang telah bekerja keras menjaga kestabilan inflasi di Sumsel. Elen mengungkapkan,
“Alhamdulillah, kita sudah mendengarkan hasil rilis dari BPS Sumsel yang cukup menggembirakan. Saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja sama menjaga kestabilan inflasi di Sumsel, dan kita masih berada di bawah inflasi nasional,” ujarnya, Kamis (1/1/2025).
Elen optimis bahwa kondisi ini akan terus terjaga, bahkan bisa lebih stabil di masa depan, asalkan semua pihak terus berkolaborasi untuk mengatasi faktor-faktor yang menjadi penyebab inflasi, terutama menjelang hari besar.
Baca Juga: Tujuh Mahasiswi Palembang Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja, Kerugian Capai Rp 25 Juta
“Kami percaya inflasi di Sumsel akan tetap stabil, terutama dengan persiapan menghadapi bulan puasa dan Idul Fitri 2025. Oleh karena itu, komoditas-komoditas yang berpotensi mempengaruhi inflasi perlu mendapatkan perhatian lebih,” lanjutnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga pada momen tersebut, Elen juga menekankan pentingnya gerakan Gerakan Sumsel Mandi Pangan (GSMP) yang sudah dilaksanakan dengan baik.
“Gerakan Mandiri Pangan Goes To School dan Goes To Office akan terus kita dorong, ini adalah langkah kita dalam mengatasi inflasi menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya.
Selain itu, Elen juga mengungkapkan rasa syukurnya atas stabilitas nilai ekspor dan Nilai Tukar Petani (NTP) di Sumsel. Berdasarkan catatan BPS, pada Desember 2024, NTP Sumsel tercatat di angka 128,5, yang menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Sektor ekspor juga menunjukkan perkembangan positif, dengan nilai ekspor sektor pertanian mencapai 13,99 juta USD, industri 284,42 juta USD, migas 42,08 juta USD, dan total ekspor Sumsel mencapai 642,88 juta USD.
“Nilai ekspor kita tetap tumbuh dengan baik. Begitu juga dengan NTP yang berada di atas rata-rata nasional, ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan petani. Kita harus menjaga pencapaian ini karena ini sangat penting bagi kesejahteraan mereka,” pungkasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 8Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







