Sumsel

Ini Anggaran dan Kesiapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sumsel

Maman Suparman | 25 Januari 2025, 17:15 WIB
Ini Anggaran dan Kesiapan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya meratakan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.

Upaya ini dilakukan melalui berbagai program, termasuk program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) dan penguatan fasilitas kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, mengungkapkan bahwa Sumsel saat ini memiliki 499 dokter praktik, 588 klinik pratama, dan 350 Penyuluh Kesehatan Masyarakat (PKM). Namun, ia mengakui masih terdapat kesenjangan dalam ketersediaan fasilitas kesehatan di tingkat bawah.

"Dari total 3.258 desa dan kelurahan di Sumsel, sekitar 2.822 di antaranya telah memiliki layanan Pustu atau Poskesdes. Namun, masih ada 436 wilayah yang belum memiliki fasilitas kesehatan ini," ujar Trisnawarman, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga: PKG di Sumsel Digelar dalam Tiga Momentum: Ulang Tahun, Sekolah, dan Khusus Ibu Hamil-Balita

Untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan, Sumsel juga memiliki 354 puskesmas yang didukung oleh 24.404 tenaga kesehatan dari berbagai profesi. Program PKG diharapkan dapat mengoptimalkan peran puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh Sumsel.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk mendukung program ini. Dana sebesar Rp1,37 triliun yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik akan dialokasikan langsung ke puskesmas. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana tambahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp3,23 triliun.

"Sebanyak Rp1,37 triliun dari DAK Non-Fisik akan langsung disalurkan ke puskesmas. Jika masih dibutuhkan, anggaran tambahan sebesar Rp3,23 triliun dari APBN telah tersedia," ungkapnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia