Sumsel

Bukan Hanya OKU, 11 Daerah di Sumsel Ditetapkan Rawan Bencana, Pemprov Siap Naikkan Status Jika Dua Daerah Lain Menyusul

Maman Suparman | 21 November 2025, 20:00 WIB
Bukan Hanya OKU, 11 Daerah di Sumsel Ditetapkan Rawan Bencana, Pemprov Siap Naikkan Status Jika Dua Daerah Lain Menyusul

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) telah mengambil langkah cepat dengan menetapkan status siaga bencana banjir dan tanah longsor.

Kebijakan ini diberlakukan sebagai langkah antisipasi kritis jelang puncak musim hujan yang diprediksi Badan Meteorologi akan terjadi pada Desember mendatang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Dadi Sutiadi, menyatakan bahwa peningkatan status ini sejalan dengan intensitas hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

"Iya sudah penetapan status siaga banjir dan longsor, karena sudah memasuki musim penghujan. OKU juga sudah melaksanakan apel kesiapsiagaan," ujar Dadi, Jumat (21/11/2025). 

Dengan status siaga ini, BPBD OKU bersama instansi terkait langsung tancap gas. Koordinasi antarlembaga diperkuat, peralatan darurat disiapkan, dan pemantauan intensif difokuskan pada wilayah-wilayah yang secara historis rawan terjadi banjir dan longsor.

Baca Juga: Bukan Dihapus, Gubernur Herman Deru Pastikan Pengisian Solar Siang Hari Pindah ke Pinggir Kota Demi Urai Kepadatan

Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta segera melaporkan setiap indikasi bencana yang terjadi di lingkungan masing-masing guna meminimalkan risiko dan kerugian. 

Ancaman bencana hidrometeorologi ini tidak hanya menyasar OKU. Kepala BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, sebelumnya telah menyebutkan bahwa total 11 daerah di Sumatera Selatan masuk dalam kategori wilayah rawan bencana banjir dan longsor.

Selain OKU, daerah-daerah lain yang diwaspadai meliputi OKU Selatan, Empat Lawang, Muara Enim, Lahat, Ogan Ilir, OKI, Muratara, Musi Banyuasin (Muba), Prabumulih, dan Banyuasin.

"Sebenarnya seluruh daerah di Sumsel rawan bencana banjir dan longsor, tapi yang kita tetapkan ada 11 kabupaten/kota," jelas Iqbal.

Iqbal menambahkan, beberapa kabupaten lain, seperti Muratara, Mura, dan Muara Enim, sedang dalam proses menyiapkan surat keputusan (SK) penetapan status siaga.

"SK penetapan status siaga sudah on process di bagian hukum. Jika nanti sudah ada dua daerah yang menetapkan status siaga, maka kita akan tindaklanjuti di tingkat provinsi untuk menaikkan status siaga di tingkat Sumsel," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia