Jembatan Baru Banyuasin Jadi Penghubung 29 Desa, Pembangunan Capai Rp84 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi memulai pembangunan Jembatan Duplikat Tanah Kering di Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.
Jembatan ini menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan 29 desa di tiga kecamatan, yakni Pulau Rimau, Selat Penuguan, dan Suak Tapeh, yang selama ini bergantung pada jalur darat sempit dan jembatan lama yang sudah tidak memadai.
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan, proyek tersebut merupakan bentuk nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman dan efisien.
“Kita menjawab apa yang diinginkan masyarakat tentang infrastruktur, terutama Jembatan Tanah Kering ini. Biayanya memang besar, mencapai Rp84 miliar, tapi ini soal prioritas, bukan kemewahan,” ujar Deru, Jumat (24/10/2025).
Ia menjelaskan, dana pembangunan bersumber dari Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Pemprov Sumsel.
Proyek ini juga termasuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Pemkab Banyuasin dan Pemprov Sumsel, yang sebelumnya telah menjadi bagian dari janji kampanye kepala daerah.
Baca Juga: PGRI Palembang Kawal Laporan Guru SMKN 7 ke Polda Sumsel, Tegaskan Solidaritas Profesi
“Gubernur punya janji, bupati juga punya janji, dan semua dituangkan dalam RPJMD. Karena itu, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi wujud komitmen kita menepati janji kepada masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan jembatan duplikat ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tapi juga membuka ruang ekonomi baru.
Warga dari Pulau Rimau hingga Suak Tapeh nantinya dapat lebih mudah membawa hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan ke pusat-pusat perdagangan di Banyuasin dan Palembang.
Selain itu, keberadaan jembatan baru juga dinilai penting untuk mendukung akses pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lain di kawasan perairan Banyuasin yang selama ini terisolasi.
“Dengan jembatan ini, kita tidak hanya membangun beton, tapi juga harapan dan kemajuan bagi masyarakat pesisir,” pungkas Deru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 315 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 4iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









