Karhutla di Sumsel Sudah Terjadi 54 Kali, Ogan Ilir Jadi Daerah Paling Terdampak

AKURAT.CO SUMSEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mencatat sebanyak 54 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah ini sepanjang tahun 2025.
Luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari 43 hektare dan diperkirakan masih akan bertambah seiring pembaruan data dari instansi terkait.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa Kabupaten Ogan Ilir menjadi daerah dengan jumlah kejadian karhutla terbanyak, yakni mencapai 41 kejadian.
Di antara kecamatan di Ogan Ilir, Indralaya Utara menempati posisi tertinggi dengan 19 kejadian karhutla.
"Selain Indralaya Utara, wilayah lain di Ogan Ilir yang terdampak antara lain Kecamatan Pemulutan sebanyak 6 kejadian, Pemulutan Barat 5 kejadian, Payaraman 4 kejadian, Tanjung Batu 3 kejadian, Indralaya 2 kejadian, serta masing-masing 1 kejadian di Rambang Kuang dan Muara Kuang," ungkap Sudirman, Kamis (24/7/2025).
Tak hanya di Ogan Ilir, kebakaran juga tercatat terjadi di Kabupaten OKI dengan total 5 kejadian. Masing-masing dua kali di Kecamatan Tulung Selapan dan Jungkal, serta satu kali di Kecamatan Pampangan.
Baca Juga: Suami Ngamuk di Rumah Orang Tua Istri, Masayu Jadi Korban KDRT
Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terdapat tiga kejadian karhutla yang tersebar di Kecamatan Abab (2 kejadian) dan Penukal Utara (1 kejadian). Sedangkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kebakaran terjadi di dua kecamatan, yaitu Sungai Keruh dan Bayung Lencir.
Wilayah lain yang turut mencatat satu kejadian karhutla adalah Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan Kota Prabumulih.
Secara keseluruhan, Sudirman menyebut sudah ada tujuh kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang terdampak kebakaran lahan dan hutan. Ia berharap jumlah kejadian tidak terus bertambah dan penanganan bisa dilakukan lebih cepat agar api tidak meluas.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Saat musim kemarau seperti sekarang, risiko karhutla sangat tinggi,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









