Sumsel

Anak Kucing Persia Diduga Dicuri di Depan Rumah, Warga Palembang Minta Pelaku Kembalikan

Maman Suparman | 21 Juni 2025, 19:00 WIB
 Anak Kucing Persia Diduga Dicuri di Depan Rumah, Warga Palembang Minta Pelaku Kembalikan

 

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian hewan peliharaan kembali meresahkan warga Palembang.

Kali ini, seekor anak kucing berjenis Persia milik seorang remaja berinisial D (19), warga Perumahan Griya Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, raib dibawa orang tak dikenal.

Insiden yang terjadi, Jumat (21/6/2025) sekitar pukul 21.30 WIB itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di halaman rumah korban.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang perempuan berbaju putih turun dari sebuah mobil berwarna hitam, lalu mendekati anak kucing yang tengah bermain di depan rumah, dan langsung membawanya pergi.

“Awalnya saya di dalam rumah. Kucingnya keluar lewat jendela dan main di halaman depan. Tiba-tiba ada mobil berhenti, seorang perempuan turun dan langsung mengambil kucing saya,” ujar D saat dikonfirmasi, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga: Bukan Cuma Main Bola, Ini Cara Sumsel Bangun Kerja Sama OPD Tanpa Meja Rapat

Kucing tersebut diketahui merupakan anak dari indukan Persia yang telah dipelihara keluarganya sejak lama.

D mengaku sangat menyayangkan tindakan pelaku yang mengambil tanpa izin, apalagi hewan tersebut memiliki nilai emosional tinggi bagi keluarganya.

“Saya baru sadar kucingnya hilang setelah lihat CCTV. Saya sedih karena itu kucing kesayangan saya,” tambahnya.

Hingga kini, korban belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Namun, ia berharap pelaku memiliki itikad baik untuk mengembalikan kucing tersebut.

“Saya nggak berniat melapor ke polisi, tapi tolong kembalikan saja. Itu bukan hewan liar, tapi peliharaan kami di rumah,” tegasnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia