Sumsel

Pusri Palembang Gencarkan Program Posyandu Sehati 2025, Fokus Cegah Stunting dan Jaga Kesehatan Mental Ibu

Maman Suparman | 20 Juni 2025, 11:54 WIB
Pusri Palembang Gencarkan Program Posyandu Sehati 2025, Fokus Cegah Stunting dan Jaga Kesehatan Mental Ibu


AKURAT.CO SUMSEL PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar melalui gelaran Program Posyandu Sehati 2025 yang dilaksanakan secara maraton pada 16–19 Juni 2025.

Kegiatan ini digelar di empat wilayah binaan perusahaan, yaitu Kelurahan Tiga Ilir, Sungai Selayur, Satu Ilir, dan Sungai Buah, yang dikenal sebagai Kampung Sehati. Mengangkat tema “Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Mental Ibu”, program ini menyasar langsung 1.791 anggota posyandu dari 32 posyandu binaan.

Dalam pelaksanaannya, Pusri menggandeng Puskesmas Boom Baru, Kalidoni, dan Sabokingking, serta melibatkan psikolog dari internal perusahaan. Tidak hanya pelayanan kesehatan, para peserta juga mendapatkan konseling psikologis, edukasi tentang pentingnya gizi seimbang, dan pemahaman terkait stimulasi tumbuh kembang anak.

VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini, menyampaikan bahwa Program Posyandu Sehati merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, peran ibu sangat penting dalam membentuk generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

“Pencegahan stunting harus dimulai sejak awal kehidupan. Dengan memperhatikan kesehatan fisik dan mental ibu, kita memperkuat pondasi keluarga yang sehat. Kami berharap kolaborasi ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Alde juga menekankan pentingnya keberlanjutan layanan posyandu sebagai garda terdepan dalam sistem kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan perusahaan dan sekitarnya.

Program Posyandu Sehati 2025 ini menjadi bagian dari strategi TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Pusri yang berorientasi pada penguatan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan upaya pemerintah menurunkan angka stunting secara nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia