Sumsel

Hujan Deras Picu Longsor di 4 Titik OKU Selatan, Akses Antardesa Terganggu

Maman Suparman | 4 Februari 2026, 15:30 WIB
Hujan Deras Picu Longsor di 4 Titik OKU Selatan, Akses Antardesa Terganggu

AKURAT.CO SUMSEL Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik strategis. Setidaknya, empat titik longsor dilaporkan melanda wilayah Kecamatan Sungai Are pada Selasa (3/2/2026) sore, yang menyebabkan akses transportasi warga nyaris terputus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Indra Gunawan, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 WIB. Pihaknya segera menerjunkan personel tak lama setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan darurat.

"Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, longsor tersebar di dua jalur utama. Satu titik berada di jalan penghubung Desa Sadau Jaya dan Ujan Mas, sementara tiga titik lainnya menutup akses jalan kabupaten menuju Desa Pulau Kemuning," kata Indra, Rabu (4/2/2026).

Laporan tim BPBD di lapangan menunjukkan kerusakan cukup serius. Di jalur penghubung Desa Sadau Jaya dan Ujan Mas, kondisi tanah di bawah aspal mengalami amblas. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan badan jalan akan benar-benar terputus dan tidak bisa dilalui sama sekali.

Baca Juga: Kenapa Muncul Garis Hijau di Layar HP? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sementara itu, di jalur menuju Desa Pulau Kemuning, material longsoran menutup seluruh badan jalan di tiga titik berbeda. Akibatnya, kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat belum dapat melintasi kawasan tersebut.

"Saat ini arus lalu lintas terganggu total. Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di desa terdampak praktis terhambat akibat material tanah yang menimbun jalan," jelasnya.

Proses evakuasi material dan pembersihan jalan saat ini tengah diupayakan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta bantuan warga setempat. Namun, cuaca yang masih tidak menentu menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Indra mengimbau agar warga OKU Selatan, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan, tetap meningkatkan kewaspadaan. Mengingat intensitas hujan diprediksi masih tinggi, potensi terjadinya longsor susulan masih sangat besar.

"Kami meminta masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah, terutama saat hujan turun dengan durasi lama," tutupnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia