Tim Kesehatan Layani Lebih dari 170 Korban, BPBD Sumsel Berikan Bantuan kepada Korban Banjir

AKURAT.CO SUMSEL Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) telah menyiapkan Unit Pelayanan Trauma Center dan Kesehatan di wilayah terdampak banjir Ogan Komering Ulu (OKU).
Sejauh ini, sudah ada 177 korban yang menerima pelayanan medis akibat masalah kesehatan yang muncul pasca-banjir.
"Pelayanan kesehatan dan pengobatan sudah kami siapkan. Sebanyak 177 orang sudah dilayani oleh 2 Tim UPTB terdiri dari dokter dan perawat di lokasi berbeda. Selain di posko, tim juga melakukan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan secara door to door," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Sudirman, Jumat (10/5/2024).
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, diagnosa penyakit pasca banjir mencakup berbagai masalah seperti hipertensi, sakit maag, gatal-gatal, diare, sakit kepala, nyeri sendi, ISPA, luka akibat terkena pecahan kaca, dan tertusuk paku.
"Kita harapkan dengan adanya pelayanan kesehatan ini dapat meringankan penderitaan korban bencana banjir," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana menjelaskan pihaknya bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Sumsel juga meninjau lokasi banjir di OKU.
Pihaknya menyalurkan paket logistik sembako dari Pemprov Sumsel ke Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah untuk di distribusikan kepada korban terdampak banjir.
Baca Juga: Sungai Ogan Meluap! Jadi Banjir Terparah dalam 8 Tahun Terjang OKU Sumsel
Bantuan terdiri dari 100 selimut, 78 paket sembako, 100 kit sanitasi, 100 matras, 100 buah nasi goreng, dan 2 perahu karet. Dinkes Sumsel menerima 520 kotak PMT Bumil, 400 kotak PMT Balita, 2 paket bahan medis habis pakai, 2 paket obat, 20 valbet, 1 tenda posko kes Uk 4x8 M, 50 unit oksigen consentrator, 5000 handscon, dan 4000 masker.
Dinsos Sumsel mengirimkan makanan siap saji 200 paket, lauk pauk siap saji 200 paket, selimut 30 buah, tenda gulung 20 unit, perlengkapan anak keluarga 20 paket, perlengkapan anak 45 paket, pakaian dewasa 30 paket, pakaian anak 30 paket, dan beras 5000 kilogram.
Selain itu, Pusri mengirimkan 200 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter, dan Bank SumselBabel 500 paket sembako.
Diketahui, Banjir di OKU terjadi pada 6 hingga 7 Mei akibat hujan intensitas sedang-lebat di beberapa wilayah dengan durasi waktu cukup lama. Banjir ini menyebabkan dampak di 16 desa/kelurahan di Kecamatan Baturaja Barat dan Baturaja Timur, termasuk di desa/dusun yang paling terdampak seperti Tanjung Agung, Talang Jawa, Air Gading, Batu Kuning, Saung Naga, Tanjung Karang, Laya, Karang Endah, Batu Putih, Pusar, Sekarjaya, Baturaja Permai, Baturaja Lama, Kemala Raja, Sukaraya, dan Air Paoh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 8Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







