Sumsel

Sekda Sumsel Dorong Reformasi Administrasi ASN Berbasis Data dan Digitalisasi

Maman Suparman | 12 Juni 2025, 22:00 WIB
Sekda Sumsel Dorong Reformasi Administrasi ASN Berbasis Data dan Digitalisasi

 

AKURAT.CO SUMSEL Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs H Edward Candra, menegaskan pentingnya penguatan administrasi kepegawaian berbasis data dan digitalisasi dalam mendukung reformasi birokrasi.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin rapat kegiatan pendataan dan pengelolaan administrasi kepegawaian di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel yang berlangsung di Ruang Rapat Bina Praja, Kamis (12/6/2025).

Edward menyebut bahwa administrasi kepegawaian bukan sekadar urusan pencatatan atau dokumentasi, melainkan pondasi utama dari tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel.

“Saya mengapresiasi langkah ini karena menyangkut penguatan manajemen kepegawaian, yang merupakan jantung dari pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Edward.

Ia menekankan pentingnya pemutakhiran data secara berkala sebagai dasar pengambilan kebijakan kepegawaian yang tepat dan berbasis data aktual.

Menurutnya, data kepegawaian yang valid akan membantu mengidentifikasi kebutuhan sumber daya manusia, merancang pelatihan, hingga menentukan pola promosi dan mutasi secara objektif.

Baca Juga: Tawuran Bersenjata Celurit dan Tombak di Palembang Viral, Polisi Langsung Turun Tangan

Edward berharap kegiatan ini dapat mendorong setiap ASN untuk bertransformasi, tidak hanya dalam pola pikir dan sikap, tetapi juga dalam cara kerja.

“Dengan administrasi yang tertata dan berbasis data, serta semangat kedisiplinan yang tinggi, kita bisa membentuk birokrasi yang benar-benar melayani,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Setda Sumsel, Nelson Firdaus, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat digitalisasi administrasi ASN di lingkungan Setda.

Selain memudahkan pelayanan, sistem digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kami ingin ASN lebih siap dalam menghadapi dinamika sistem kepegawaian modern. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Nelson.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia