18,5 Ton Kopi Liberika Asal Sumsel Tembus Pasar Malaysia, Bukti Kualitas Petani Lahat dan Muara Enim Diakui Dunia

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 18,5 ton biji kopi Liberika asal Lahat dan Muara Enim resmi diekspor ke Malaysia, menandai langkah besar komoditas unggulan daerah ini dalam memperluas pasar global.
Kopi liberika yang dikirim berasal dari beberapa wilayah penghasil utama seperti Jarai, Kikim, Tanjung Sirih, dan Semendo.
Sebelum diberangkatkan, seluruh biji kopi tersebut telah melewati proses ketat pemeriksaan fisik serta uji laboratorium karantina untuk memastikan mutu dan keamanan produk.
“Semua biji kopi sudah diperiksa dan dinyatakan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Produk ini juga telah memenuhi seluruh persyaratan negara tujuan,” ujar Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, Selasa (11/11/2025).
Sri menjelaskan, penerbitan sertifikasi ekspor menjadi jaminan bahwa kopi liberika asal Sumsel telah memenuhi standar internasional — baik dari segi keamanan hayati maupun kualitas.
“Sertifikat yang kami keluarkan menjamin bahwa produk ekspor ini aman, sehat, dan layak diterima di pasar global,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sri menuturkan bahwa ekspor kopi liberika ini menjadi bukti nyata besarnya potensi sektor perkebunan Sumatera Selatan.
Baca Juga: Menkeu: Redenominasi Rupiah Belum Akan Diterapkan Tahun 2026, Kewenangan Penuh Bank Indonesia
Menurutnya, mutu produk yang konsisten serta dukungan sertifikasi yang kredibel membuat komoditas ini semakin diperhitungkan di kancah internasional.
“Kami terus mendampingi pelaku ekspor agar prosesnya berjalan efisien dan sesuai prosedur. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan Karantina menjadi kunci keberhasilan ekspor yang berdaya saing,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengapresiasi keberhasilan ekspor tersebut. Ia menilai, langkah ini menjadi momentum penting bagi petani di Lahat dan sekitarnya untuk naik kelas dan menikmati nilai tambah dari hasil perkebunan mereka.
“Dengan ekspor ini, artinya Lahat sudah mulai dikenal di pasar global. Kami berharap keberhasilan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi daerah,” kata Bursah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








