Sumsel

5 Tarian Khas Provinsi Sumatera Selatan: Nomor 1 dan 2 Masih Sering Dilihat

Deni Hermawan | 19 Maret 2024, 11:00 WIB
5 Tarian Khas Provinsi Sumatera Selatan: Nomor 1 dan 2 Masih Sering Dilihat

AKURAT.CO SUMSEL Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia, dengan Palembang sebagai ibu kotanya.

Provinsi ini kaya akan keragaman budaya, salah satunya adalah seni tari yang menjadi bagian penting dari kearifan lokal Sumatera Selatan.

Seni tari di Sumatera Selatan memiliki berbagai jenis yang unik, indah, dan memiliki latar belakang serta tujuan tersendiri.

Baca Juga: 5 Ragam Suku di Sumatera Selatan: Lengkap Beserta Sejarahnya

Berikut telah kami rangkum beberapa tarian khas Sumatera Selatan. Simak artikel ini sampai selesai!

5 Tarian Khas Provinsi Sumatera Selatan

1. Tari Gending Sriwijaya

Tari Gendang Sriwijaya merupakan salah satu tarian khas dari Sumatera Selatan. Tarian ini biasanya digunakan untuk menerima tamu. Salah satu penari biasanya membawa tepak yang di dalamnya berisi kapur, sirih, pinang dan ramuan lainnya.

Tarian ini pertama kali dipentaskan dimuka umum pada tanggal 2 Agustus 1945, di halaman Masjid Agung Palembang, ketika pelaksanaan upacara penyambutan M. Syafei Ketua Sumatora Tyuo In ( Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera) dan Djamaluddin Adinegoro (Ketua Dewan Harian Sumatera ).

Tari Gending Sriwijaya, biasanya di tarikan oleh 9 penari. Dan diiringi dengan gamelan dan lagu Gending Sriwijaya.

2. Tari Tanggai

Tari Tanggai merupakan salah satu tarian trasional dari Sumatera Selatan sama seperti Tari Gending Sriwijaya, tarian ini juga ditampilkan untuk menyambut tamu.

Tari tanggai Palembang ini mempunyai kesamaan dengan tari tanggai dari Cina. Karena pada zaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan besar yang didirikan oleh keturunan Raja Syailendra yang memeluk agama Buddha. Secara tidak langsung, tari Tanggai juga diajarkan, karena tari Tanggai berperan sebagai tarian penghormatan dalam kepercayaan agama Buddha.

Tari tanggai ini biasanya dibawakan oleh 5 penari, penari biasanya memakai pakaian khas daerah palembang seperti kain songket, dodot, pending, kalung, sanggul malang, kembang urat atau rampai, tajuk cempako, kembang goyang dan tanggai berbentuk kuku yang terbuat dari lempengan tembaga.

3. Tari Majeng Basuko

Tari Mejeng Basuko merupakan tarian khas muda mudi di Sumatera Selatan. Tarian ini menggambarkan kegembiraan para remaja dalam suatu perkumpulan ataupun perjodohan. Dalam tarian ini dapat kita lihat dengan saksama terlihat jelas bahwa gerakan yang gemulai menggambarkan suasana senda gurau para muda mudi dalam mengikat ketertarikan lawan jenisnya. Sehingga tak jarang ada yang sampai jatuh hati.

4. Tari Rodat Cempako

Tari Rodat Cempako merupakan tarian khas dari Sumatera Selatan. Tarian ini dipengaruhi oleh gerakan dari Timur Tengah yang masuk ke Sumatera. Tarian ini juga menjadi salah satu tarian yang bernafaskan Islam.

Tarian ini biasanya ialah diiringi dengan sajak yang dilantunkan dengan memakai instrumen musik rebana secara bersamaa dan hal inilah yang disebut sebagai Rodat.

5. Tari Tenun Songket

Tari Tenun Songket merupakan salah satu tarian tradisional dari Sumatera Selatan. Seperti namanya tarian ini menggambarkan kehidupan sehari-hari wanita dalam mengisi waktu luang mereka berupa menenun kain songket.

Tarian ini tidak hanya tariannya saja yang mengandung nilai, tapi musik atau lagunya juga mengandung nilai keindahan atau nilai estetis dengan irama khasnya.

Itulah lima tarian dari yag ada di Sumatera Selatan. (Dandy/Sriyani Putri)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto