5 Ragam Suku di Sumatera Selatan: Lengkap Beserta Sejarahnya

AKURAT.CO SUMSEL Sumatera Selatan, merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman suku,budaya dan bahasa yang berbeda-beda.
Suku-suku yang tinggal di Sumatera Selatan merupakan bagian dari masyarakatnya, dan provinsi ini terkenal dengan sejarahnya yang kaya, termasuk masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.
Keberagaman suku di Sumatera Selatan tercermin dalam berbagai tradisi dan adat istiadat yang masih dijaga hingga hari ini. Meskipun memiliki ciri khas masing-masing, suku-suku ini hidup berdampingan dan saling menghormati satu sama lain.
Baca Juga: Loker Palembang Bulan Ini Maret 2024 untuk Lulusan SMA/SMK dan S1
Keberangan suku turut berperan dalam memperkaya budaya. Antara lain, terdapat Suku Komering, Suku Palembang, Suku Gumai, Suku Sumendo, serta Suku Lintang. Selain itu masih ada beberapa Suku di Sumatera Selatan seperti, Suku Kayu Agung, Suku Lematang, Suku ogan (oki-oku), Suku Pasemah, Suku Sekayu, Suku Rawas, Suku Banyuasin dan lain-lain.
Berikut bebarapa suku yang ada di Sumatera Selatan
1. Suku Komering
Suku Komering merupakan salah satu kelompok budaya yang berada di Sumatera Selatan, terletak sepanjang Sungai Komering. Seperti kebanyakan suku di wilayah tersebut, Suku Komering dikenal sebagai penjelajah yang jejaknya dapat ditemui hingga ke wilayah Lampung.
Mereka terbagi menjadi dua kelompok utama: Komering Ilir, yang bermukim di sekitar Kayu Agung, dan Komering Ulu, yang tinggal di sekitar kota Baturaja.
Suku Komering memiliki beragam marga yang memperkaya keberagaman budaya mereka. Di antara marga-marga tersebut terdapat marga Paku Sengkunyit, marga Sosoh Buay Rayap, marga Buay Pemuka Peliyung, marga Buay Madang, dan marga Semendawai.
2. Suku Palembang
Kelompok suku Pakembang mendominasi sekitar 50% dari wilayah Kota Palembang. Suku Palembang, dalam strukturnya, terbagi menjadi dua kelompok utama: Wong Jero, yang merupakan keturunan bangsawan atau hartawan, dan sedikit lebih rendah dari golongan istana pada masa kejayaan kerajaan di Palembang; dan Wong Jabo, yang merupakan golongan rakyat biasa.
Menariknya, seorang ahli yang juga keturunan raja mengungkapkan bahwa suku Palembang merupakan hasil percampuran dari berbagai bangsa seperti Arab, Cina, suku Jawa, dan beragam kelompok suku lainnya di Indonesia. Akibatnya, suku Palembang memiliki dua ragam bahasa yang berbeda: Baso Palembang Alus dan Baso Palembang Sari-Sari.
3. Suku Gumai
Suku Gumai merupakan salah satu kelompok yang bermukim di wilayah Kabupaten Lahat. Sebelum terbentuknya Kota Lahat, wilayah Gumai merupakan bagian dari teritorial yang dikenal sebagai GUMAI, yang terdiri dari Marga Gumai Lembak, Marga Gumai Ulu, dan Marga Gumai Talang.
Namun, dengan berdirinya Kota Lahat, wilayah Gumai terbagi menjadi dua bagian. Gumai Lembak dan Gumai Ulu menjadi bagian dari Kecamatan Pulau Pinang, sementara Gumai Talang menjadi bagian dari Kecamatan Kota Lahat.
4. Suku Sumendo
Suku Semendo berada di Kecamatan Semendo, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Menurut catatan sejarah, mereka berasal dari keturunan suku Banten yang bermigrasi dari Jawa ke Sumatera beberapa abad yang lalu dan kemudian menetap di wilayah Semendo.
Sekitar 100% populasi Semendo menggantungkan hidupnya pada pertanian, yang masih dilakukan dengan metode tradisional. Kehidupan seni dan budaya mereka, termasuk tarian, sangat dipengaruhi oleh budaya Melayu Islam.
Bahasa Semendo digunakan dalam interaksi sehari-hari, dan ciri khasnya adalah akhiran kata yang umumnya berbunyi "e".
5. Suku Lintang
Di kawasan pegunungan Bukit Barisan di Sumatera Selatan, suku Lintang menjadikan tempat ini sebagai tempat tinggal mereka, dikelilingi oleh suku Pasemah dan Rejang.
Penduduk suku Melayu Lintang mengandalkan pertanian sebagai sumber utama penghidupan mereka. Mereka menanam berbagai jenis tanaman seperti kopi, beras, kemiri, karet, dan sayuran. Selain itu, mereka juga beternak hewan seperti kambing, kerbau, ayam, itik, dan bebek.
Meskipun tinggal di tepi sungai, mereka jarang mencari nafkah dari sektor perikanan.
Inilah berapa suku di sumatera selatan yang dapat kamu jadikan referensi dalam memperkaya pengetahuan suku suku di indonesia. (Dandy/Karisa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







