3 Peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam Jadi Destinasi Wisata Religi

AKURAT. CO SUMSEL - Kesultanan Palembang Darussalam merupakan salah satu kerajaan bercorak Islam yang ada di Indonesia.
Kesultanan Palembang Darussalam muncul setelah runtuhnya Kerajaan Sriwijaya.
Salah satu pendirinya yang paling terkenal adalah Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo dengan peninggalannya berupa Masjid Agung Palembang.
Baca Juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Singsot Siulan Kematian yang Sedang Tayang di Bioskop PTC Palembang
Selain Masjid Agung, ada peninggalan lain Kesultanan Palembang yang masih dijaga dan dilestarikan sampai saat ini.
Seperti Benteng Kuto Besak, Benteng Kuto Iwak dan beberapa kompleks pemakaman.
Hadirnya Kesultanan Palembang menjadi saksi sekaligus bukti penyebaran Islam pernah terjadi di tanah Sumatera.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu 15 Maret 2025, Hujan Petir Masih Mendominasi Sebagian Wilayah Sumsel
Berikut ini, adalah deretan peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam yang dijadikan destinasi wisata religi dan masih ramai dikunjungi terutama di bulan suci Ramadhan.
1. Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Palembang dibangun pada tahun 1738 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Shalat Subuh Kota Palembang Sabtu 15 Ramadhan 1446 H
Sejak awal dibangun Masjid ini telah difungsikan sebagai tempat penyebaran agama Islam.
Hingga kini, Masjid Agung Palembang juga masih konsisten menjadi pusat penyebaran agama Islam melalui sekolah-sekolah yang dinaungi Yayasan Masjid Agung Palembang.
Saat ini, Masjid Agung Palembang telah diresmikan sebagai salah satu cagar budaya baru di Kota Palembang.
Baca Juga: Wali Kota Ratu Dewa Resmikan Rumah Qur'an Yayasan WKMM di Palembang
2. Kompleks Pemakaman Ki Gede Ing Suro
Ki Gede Ing Suro dikenal sebagai salah satu pendiri Kesultanan Palembang Darussalam.
Peninggalannya berupa kitab suci, cerita lisan, seni rupa tradisional dan makam yang dijadikan cagar budaya.
Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Luncurkan Program Bedah 5.815 Rumah Tidak Layak Huni
Makam Ki Gede Ing Suro berlokasi di Jalan Ratu Sianum, Lorong H. Umar, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
3. Kompleks Pemakaman Kawah Tengkurep
Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 2025 Lebih Kering, Karhutla di Sumsel Berpotensi Meningkat
Makam ini dibangun pada 1728, tepatnya pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I Wikramo.
Nama Kawah Tengkurep berasal dari bentuk atap cungkup pada bangunan yang menyerupai kawah yang ditengkurapkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Motorola Moto G37, Moto G77 Power dan Moto G67 Resmi Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 2Daftar 18 Perusahaan Penyumbang Hotspot Karhula di Palembang Versi Walhi
- 3Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Oktober 2026, 5 Zodiak Ini Punya Peluang Baik dalam Karier dan Asmara
- 422 Ribu Lebih Hotspot di Lahan Konsensi, 12 Perusahaan di Sumsel Disegel
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 7 Oktober 2026, Ada yang Berpeluang Hoki
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak Naik, Cek Rinciannya di Sini
- 7Harga TBS Sawit Sumsel Awal Oktober 2026 Turun, Segini Besaran per Kg Berdasarkan Umur Tanaman
- 8Siapa Mitchell Baker? Penyerang Timnas Indonesia yang Jadi Top Skor FIFA ASEAN Cup 2026
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









